Israel Kembangkan Tank Tempur Canggih dengan Sistem Kendali bak "Video Game"

Kompas.com - 05/08/2019, 10:33 WIB
Tank tempur lapis baja buatan perusahaan Israel saat diuji coba di pangkalan militer di Israel utara, Minggu (4/8/2019). AFP / JACK GUEZTank tempur lapis baja buatan perusahaan Israel saat diuji coba di pangkalan militer di Israel utara, Minggu (4/8/2019).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel, pada Minggu (4/8/2019), mengungkap proyek kendaraan tempur masa depan yang sedang dikembangkan.

Kendaraan tersebut berupa tank tempur dengan sistem layar sentuh, penglihatan 360 derajat, serta dalam salah satu purwarupa, menggunakan alat pengendali mirip pada video game.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan ingin memiliki kendaraan lapis baja yang dapat dioperasikan oleh dua personel dan dengan palka tertutup.

Sumber dari pejabat yang terlibat dalam proyek tersebut mengatakan kendaraan lapis baja tersebut akan menjadi sebuah pencapaian yang langka.

Baca juga: Israel Klaim Sukses Uji Coba Sistem Anti-Rudal Balistik Arrow-3

Kementerian pertahanan telah menugaskan tiga perusahaan Israel, yakni Israel Aerospace Industries dan Rafael Advanced Defence Systems, bersama dengan Elbit Systems, untuk merealisasikan ide-ide tersebut.

Proyek yang disebut dengan " Carmel" tersebut telah mulai diluncurkan sejak tiga tahun lalu, namun tujuan utamanya bukanlah mengembangkan bentuk kendaraan itu sendiri, melainkan menciptakan "otak" dan "sensor" yang kemudian akan diaplikasikan ke tank yang sudah ada.

Setelah melakukan pengembangan, ketiga perusahaan berhasil membuat tank lapis baja yang dikendalikan dua orang, bukan empat seperti pada kebanyakan tank tempur yang ada saat ini.

Kendaraan tersebut juga memiliki opsi kendali otomatis dan dapat mengidentifikasi target dengan bantuan sensor dan kamera, yang digabungkan dengan kecerdasan buatan dan fitur lainnya.

Tampak dalam ruang kendali tank tempur canggih yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan Israel, yang menggunakan kendali mirip video game.AFP / JACK GUEZ Tampak dalam ruang kendali tank tempur canggih yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan Israel, yang menggunakan kendali mirip video game.
"Ini adalah konsep revolusioner yang didasarkan pada teknologi mutakhir," ujar Brigadir Jenderal Yaniv Rotem, kepala penelitian dan pengembangan militer Kementerian Pertahanan Israel, kepada wartawan.

"Banyak negara dan banyak pasukan militer yang berlomba untuk mencari kendaraan lapis baja di masa depan," tambahnya, dikutip AFP.

Israel telah mendemonstrasikan proyek Carmel tersebut kepada perwakilan militer AS pada Minggu (4/8/2019), dan berencana melakukannya pada negara lainnya.

Tiga perusahaan Israel tersebut telah mempresentasikan model tank mereka yang dilengkapi dengan teknologi masing-masing di pangkalan militer di Israel utara.

Baca juga: Israel Ungkap Iran Berusaha Rekrut Agen Rahasia dari Palestina

Dalam foto-foto yang diterima AFP, tampak tampilan bagian dalam tank, yang memiliki layar besar dengan fungsi sentuh, serta salah satu yang menggunakan alat kendali mirip video game.

Pihak kementerian pertahanan menilai ketiga purwarupa tank tersebut berhasil menjalani serangkaian tes yang dilakukan.

Rotem mengatakan, kendaraan lapis baja Israel pada akhirnya bisa mencapai titik yang sepenuhnya otomatis. Namun dia mengatakan, masih terlalu dini untuk menetapkan kerangka waktu dan anggaran yang tepat untuk proyek tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X