29 Orang Tewas Kurang dari 24 Jam dalam 2 Penembakan Massal di AS

Kompas.com - 05/08/2019, 05:37 WIB
Foto kiri: Seorang pria sambil membawa senapan serbu menyerang Walmart El Paso dalam penembakan massal Texas yang menewaskan 20 orang. Foto kanan: polisi berjaga di kawasan hiburan malam populer di Dayton setelah terjadi penembakan massal Ohio yang membunuh sembilan orang. Kedua penembakan massal tersebut terjadi kurang dari 24 jam sepanjang akhir pekan ini. via Sky NewsFoto kiri: Seorang pria sambil membawa senapan serbu menyerang Walmart El Paso dalam penembakan massal Texas yang menewaskan 20 orang. Foto kanan: polisi berjaga di kawasan hiburan malam populer di Dayton setelah terjadi penembakan massal Ohio yang membunuh sembilan orang. Kedua penembakan massal tersebut terjadi kurang dari 24 jam sepanjang akhir pekan ini.

EL PASO, KOMPAS.com - Akhir pekan ini menjadi momen kelam setelah 29 orang tewas dalam dua penembakan massal di Amerika Serikat ( AS) kurang dari 24 jam.

Pada Sabtu pagi waktu setempat (3/8/2019), pria bersenjata merangsek masuk ke Walmart El Paso di Texas yang saat itu penuh dengan kehadiran 3.000 pengunjung.

Dia disebut melepaskan tembakan dari senapan serbu jenis AK-47. Sebanyak 20 orang terkonfirmasi tewas, sedangkan 26 pengunjung lainnya terluka dalam penembakan massal itu.

Baca juga: Tersangka Penembakan Massal Ohio Bunuh 9 Orang Kurang dari 1 Menit

Gubernur Texas Greg Abbott dalam konferensi pers menyebut, insiden itu merupakan "hari paling mematikan yang pernah terjadi dalam sejarah Texas".

Kurang dari 13 jam kemudian, pria bersenjata datang dan memuntahkan timah panas di kawasan hiburan malam di Dayton, Ohio, dan membunuh sembilan orang.

Berdasarkan pemberitaan Sky News dan CBS News via BBC yang mengutip sumber penegak hukum, pelaku penembakan massal di Ohio tercatat atas nama Connor Betts.

Pria yang disebut berusia 24 tahun itu melepaskan tembakan pukul 01.00 dini hari Minggu waktu setempat (4/8/2019) di kawasan hiburan malam populer bernama Oregon.

Wali Kota Dayton Nan Whaley dalam konferensi pers menjelaskan bahwa tersangka penembakan massal mengenakan baju pelindung dan magasin berkapasitas tinggi.

"Saya begitu takjub dengan kecepatan polisi Dayton yang melumpuhkan pelaku kurang dari satu menit," kata Whaley merujuk kepada kabar Betts ditembak mati.

Dia menyebut insiden di kotanya merupakan penembakan massal ke-250. Namun menurut NGO bernama Gun Violence Archive, serangan itu adalah yang ke-251 sepanjang 2019.

Presiden Donald Trump dalam kicauannya di Twitter menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di El Paso merupakan kejadian yang tak hanya tragis, namun dilakukan secara pengecut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X