Mengenal INF, Perjanjian yang Bertujuan Mengurangi Nuklir AS dan Rusia

Kompas.com - 03/08/2019, 12:31 WIB
Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan menandatangani kesepakatan pengendalian persenjataan pada 1987. AFPPemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan menandatangani kesepakatan pengendalian persenjataan pada 1987.

KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) membuat dunia khawatir ketika mengumumkan untuk menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jarak Menengah, atau yang disebut dengan INF.

Melalui Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, AS menuduh Rusia mengembangkan rudal penjelajah yang disebut sudah melanggar INF, dan memicu Washington untuk keluar.

Perjanjian era Perang Dingin itu dipuji sebagai kesepakatan paling bersejarah ketika ditandatangani Presiden AS Ronald Reagan dan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev.

Baca juga: Trump Ingin Perjanjian Nuklir yang Baru Cantumkan Rusia dan China

Dilansir dari AFP Jumat (2/8/2019), berikut merupakan sekelumit dari INF, perjanjian nuklir yang membuka era baru baik bagi Blok Barat maupun Blok Timur.

1. Harus Dihancurkan

Selain INF, terdapat kesepakatan nuklir lain. Misalnya saja SALT I pada 1972 dan SALT II 1979, di mana kedua negara diharuskan membekukan sejumlah peluncur rudal balistik.

Namun berbeda dengan SALT, INF melarang adanya pengembangan rudal baik nuklir maupun konvensional yang bisa melaju antara 500 hingga 5.500 km, dengan senjata itu harus dihancurkan.

Kesepakatan itu kemudian berujung kepada penghancuran 2.692 pada 1991, di mana sebagian besar senjata yang dihancurkan adalah rudal jarak menengah.

Penghancuran itu disebut hanya mengurangi sekitar empat persen dari total persenjataan nuklir yang dipunyai AS dan Soviet pada saat INF ditandatangani.

Meski begitu, salah satu inovasi yang dibuat dalam perjanjian tersebut adalah kedua negara bisa saling menginspeksi untuk memastikan rudal mereka sudah dihancurkan.

Baca juga: AS Resmi Tinggalkan Pakta Nuklir Era Perang Dingin dengan Rusia

2. Dipicu Perlombaan Senjata Berbahaya

Traktat INF mengakhiri perlombaan senjata berbahaya yang dipicu oleh keputusan Kremlin menempatkan SS-20, rudal balistik jarak menengah yang menargetkan Eropa.

NATO kemudian merespons dengan mengizinkan penempatan rudal berhulu ledak nuklir Pershing IA dan II, yang berujung kepada demonstrasi besar-besaran di seluruh Benua Biru.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X