Kapal Militer China Kabur Usai Tabrak Kapal Kontainer Taiwan

Kompas.com - 01/08/2019, 23:43 WIB
Kapal kontainer Taiwan Yutai Number One yang dilaporkan bertabrakan dengan kapal militer China, Rabu (31/7/2019) malam. SCMP / APKapal kontainer Taiwan Yutai Number One yang dilaporkan bertabrakan dengan kapal militer China, Rabu (31/7/2019) malam.

TAIPEI, KOMPAS.com - Sebuah kapal militer China yang tak dikenal disebut telah bertabrakan dengan kapal kontainer milik Taiwan dan menolak berhenti setelah kecelakaan, pada Rabu (31/7/2019) malam.

Tidak ada korban jiwa maupun cedera yang dilaporkan dalam tabrakan kapal tersebut, namun pihak penjaga pantai mengatakan telah menerima panggilan telepon dari kru kapal kontainer, Yutai Number One, yang terlibat insiden.

Insiden tabrakan dilaporkan terjadi sekitar 20 mil laut atau 37 kilometer arah tenggara pelabuhan Liao Luo, di Pulau Quemoy yang dikuasai Taiwan.

Setelah insiden tabrakan, kapal perang China yang tak dikenal itu meminta kapal kontainer Taiwan untuk berlayar bersama ke pelabuhan Xiamen, di Provinsi Fujian di wilayah daratan, yang berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kecelakaan.

Baca juga: Militer China Rilis Video Propaganda Latihan Menghadapi Aksi Unjuk Rasa

"Pihak lain meminta (kapal Yutai Number One) untuk berlayar ke Xiamen untuk penyelidikan," kata petugas penjaga pantai Chen Jian-wen kepada media Taiwan.

"Saat itulah kru kapal kontainer menghubungi kami untuk mengirim kapal patroli dan menyelamatkan mereka," tambahnya.

Penjaga pantai Taiwan latas mengirim dua unit kapal patroli ke lokasi kejadian dan mendirikan pusat tanggapan. Biro Keamanan Nasional dan agen-agen lain di Taiwan juga diberi tahu.

Kapal-kapal patroli Taiwan mengadakan kontak radio dengan kapal perang China tepat sebelum tengah malam dan memintanya untuk berhenti serta melakukan kontak.

“Namun kapal militer itu mengatakan lambungnya rusak parah dan navigasinya terbatas. Mereka menolak untuk berhenti karena harus segera kembali ke pelabuhan Xiamen dengan alasan keamanan," kata Chen.

Baca juga: Kapal Perang Kanada Disambut Ramah 2 Jet Tempur China

Karena keterbatasan jarak pandang serta kapal militer China yang terus berlayar, pihak penjaga pantai Taiwan tidak dapat melihat nomor identifikasi kapal militer tersebut.

Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X