Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2019, 15:08 WIB

Video propaganda itu dirilis pada hari yang sama dengan saat puluhan orang yang ditahan selama aksi protes massa di Hong Kong, muncul di hadapan pengadilan dan didakwa dengan tindakan "kerusuhan" karena keterlibatan mereka dalam protes anti-pemerintah pada akhir pekan lalu.

Aksi protes massa itu dimulai hampir dua bulan lalu, ketika banyak orang turun ke jalan untuk menghentikan upaya pemerintah dalam memperkenalkan Undang-Undang Ekstradisi.

Protes berkembang menjadi gerakan menuntut reformasi demokratis dan mengakhiri pengikisan kebebasan, dalam tantangan paling signifikan terhadap pemerintahan Beijing sejak penyerahan dari Inggris pada 1997.

Beijing sebagian besar telah mempercayakan penanganan kerusuhan kepada pemerintah kota Hong Kong.

Baca juga: Polisi Gunakan 55 Kaleng Gas Air Mata Bubarkan Massa Unjuk Rasa di Hong Kong

Meskipun pada Selasa lalu, Beijing telah meningkatkan retorikanya dengan juru bicara Kantor Urusan Hong Kong dan Makau, Yang Guang, menggelar konferensi pers yang jarang.

"Tidak ada masyarakat yang beradab atau masyarakat hukum yang akan mentolerir kekerasan yang merajalela," kata juru bicara itu, kepada wartawan di Beijing.

Video propaganda militer China itu dirilis selang beberapa hari menyusul bentrokan dalam aksi unjuk rasa di Hong Kong, akhir pekan lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber AFP,SCMP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.