Korea Utara Dipastikan Kembali Tembakkan 2 Rudal Balistik

Kompas.com - 31/07/2019, 11:09 WIB
Kim Jong Un menginspeksi rencana penembakan atau serangan rudal balistik Korut ke Guam, wilayah AS di Pasifik, Senin (14/8/2017). Bersama dengan para perwira tinggi militernya, Kim Jong Un memeriksa jarak antara Korut dan Guam, serta jalur yang dilintasi rudal. Namun, akhirnya ia menunda rencana serangan rudal ke Guam tersebut. @StratSentinel/TwitterKim Jong Un menginspeksi rencana penembakan atau serangan rudal balistik Korut ke Guam, wilayah AS di Pasifik, Senin (14/8/2017). Bersama dengan para perwira tinggi militernya, Kim Jong Un memeriksa jarak antara Korut dan Guam, serta jalur yang dilintasi rudal. Namun, akhirnya ia menunda rencana serangan rudal ke Guam tersebut.

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dipastikan kembali menembakkan dua rudal balistik, beberapa hari setelah melakukan uji coba senjata yang sama.

Pernyataan itu muncul dari Kantor Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel), di mana Korut sudah memberikan peringatan akan rencana latihan perang dengan AS.

Diberitakan AFP Rabu (31/7/2019), Korea Utara menembakkan dua rudal balistik itu dari kawasan Wonsan di pesisir timur, dan terbang sejauh 250 km di pagi buta wakut setempat.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan Peluru Tak Dikenal ke Udara

"Kami menekankan, serangkaian uji coba rudal tidak akan membantu menurunkan ketegangan di Semenanjung Korea dan meminta Utara untuk menghentikan aksinya," tegas Kantor Kepala Staf Gabungan Korsel.

Korut dilarang menembakkan rudal balistik di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB. Namun mereka sudah melakukan dua kali peluncuran kurang dari sepekan terakhir.

Pekan lalu, Pyongyang juga melakukan uji coba rudal balistik yang diawasi langsung oleh Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un, sekaligus memberi peringatan kepada Korsel.

Pengamat dari Center for the National Interest di Washington Harry Kazianis mengatakan, Korut bakal terus menunjukkan kemampuan militer jika latihan perang Korsel dan AS terjadi.

"Pertanyaan saat ini adalah Kim berani mencoba rudal balistik antar-benua, atau mungkin rudal jarak jauh, yang bisa menjangkau seluruh daratan utama AS?" tutur Kazianis.

Proyektil yang disebut sebagai rudal balistik oleh Korsel juga diperkuat oleh militer AS melalui keterangan Komando Pasukan Gabungan AS dan Korsel.

Presiden AS Donald Trump menyatakan uji coba itu menunjukkan Korea Utara hanya memberi peringatan kepada Seoul, tidak kepada negara yang dipimpinnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X