Korea Utara Tembakkan "Peluru Tak Dikenal" ke Udara

Kompas.com - 31/07/2019, 06:34 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un merayakan peluncuran rudal bawah laut Agustus 2016 lalu.  via CNNPemimpin Korea Utara Kim Jong-un merayakan peluncuran rudal bawah laut Agustus 2016 lalu.

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dilaporkan menembakkan sejumlah " peluru tak dikenal" beberapa hari setelah diketahui meluncurkan dua rudal balistik.

Pernyataan itu diungkapkan pejabat Korea Selatan (Korsel) setelah Korut melontarkan peringatan atas rencana latihan perang Korsel dengan Amerika Serikat ( AS).

Dilansir AFP Rabu (31/7/2019), pejabat dari Kantor Staf Gabungan Korsel berkata, peluru asing itu ditembakkan dari area Wonsan yang berlokasi di pesisir timur Korea Utara.

Baca juga: Kim Jong Un Awasi Peluncuran Rudal Tipe Baru Korea Utara

"Saat ini, kami masih belum bisa memberikan keterangan seberapa jauh benda itu terbang sembari menganalisis untuk menyiapkan langkah lanjutan," katanya.

Belum ada tanggapan resmi dari Korut. Kabar ini muncul enam hari setelah Pemimpin Kim Jong Un mengawasi langsung jalannya peluncuran rudal balistik.

Pengawasan itu muncul meski Kim sudah melangsungkan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di zona demiliterisasi Panmunjom pada Juni lalu.

Baik Korea Utara dan AS terlibat dalam proses diplomatik panjang soal penyerahan senjata nuklir dan rudal balistik di mana dua pemimpin bertemu dalam setahun terakhir.

Pyongyang terus menentang sanksi dan isolasi yang mereka dapatkan buntut program senjata yang dikembangkan. Meski begitu, mereka juga bisa menempatkan diri dalam negosiasi.

Kim dan Trump sepakat melanjutkan perundingan denuklirisasi ketika keduanya bertemu di Panmunjom bulan lalu. Namun, negosiasi itu masih belum terjadi.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tidak membahas peluncuran peluru asing itu. Namun dia menyatakan perundingan bakal segera terjadi sebelum terlalu lama jedanya.

Harry Kazianis dari Center for the National Interest in Washington berujar, kabar peluncuran itu merupakan peringatan agar Korsel dan AS tak melakukan latihan perang.

Dia memprediksi Korea Utara bakal kembali melaksanakan uji coba senjata sebelum latihan dimulai Agustus mendatang, dan melakukannya lagi setelahnya.

"Pertanyaannya, apakah Kim berani melakukan uji coba rudal balistik antar-benua (ICBM), atau mungkin rudal jarak jauh, yang bisa menghantam AS?" kata Kazianis.

Baca juga: Pamer Kapal Selam dan Rudal Terbaru, Apa Tujuan Korea Utara?



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X