Bocah Usia 6 Tahun Jadi Korban Tewas Penembakan di Festival Bawang Putih California

Kompas.com - 29/07/2019, 20:58 WIB
Petugas darurat tiba di lokasi penembakan di Festival Bawang Putih di Gilroy, California, Minggu (28/7/2019). REUTERS / STRINGERPetugas darurat tiba di lokasi penembakan di Festival Bawang Putih di Gilroy, California, Minggu (28/7/2019).

SACRAMENTO, KOMPAS.com - Seorang bocah berusia enam tahun dilaporkan menjadi salah satu korban tewas dalam insiden penembakan massal di festival makanan di California, Minggu (28/7/2019).

Tiga orang tewas tertembak saat seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah pengunjung Festival Bawang Putih Gilroy, sebelum polisi dapat melumpuhkannya dengan timah panas.

Pelaku penembakan tewas karena tembakan polisi, namun petugas masih mencari satu orang tersangka lainnya yang diyakini telah membantu pelaku.

"Kami meyakini berdasarkan pernyataan saksi bahwa ada individu kedua yang terlibat dalam suatu cara, kami hanya tidak tahu dalam hal apa," ujar Scot Smithee, Kepala Departemen Kepolisian Gilroy, kepada wartawan.

Baca juga: Penembakan di Festival Bawang Putih California, Seorang Tersangka Ditembak Mati Polisi

Sementara, bocah laki-laki berusia enam tahun bernama Stephen Romero dilaporkan turut menjadi korban tewas akibat terkena tembakan pelaku.

Menurut nenek korban, cucunya sedang mengunjungi festival bersama dengan ibu dan seorang kerabat lainnya.

"Dia selalu menjadi anak yang baik, bahagia, dan menyenangkan," kata Maribel Romero menceritakan tentang cucunya, yang telah dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit, kepada ABC7 News.

Seorang saksi, Julissa Contreras mengatakan kepada NBC, pelaku penembakan adalah seorang pria kulit putih berusia 30-an yang bersenjatakan senapan. Pelaku disebutnya melepaskan tembakan tanpa pandang bulu.

"Saya bisa melihat dia menembak ke segala arah. Dia tidak membidik, hanya menembak dari kiri ke kanan dan sebaliknya," kata Contreras.

Ditambahkan polisi, tersangka diyakini memasuki lokasi dengan memotong pagar pembatas, karena detektor logam telah dipasang dan pemeriksaan tas dilakukan terhadap para pengunjung di gerbang masuk festival.

Baca juga: Penembakan di Festival Bawang Putih California, Satu Orang Tewas

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X