Wakil Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar Pimpin Delegasi ke Indonesia

Kompas.com - 28/07/2019, 15:32 WIB
Wakil Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar. ANADOLU AGENCYWakil Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar.

KABUL, KOMPAS.com - Delegasi Taliban yang dipimpin oleh salah satu pendiri sekaligus wakil pemimpin Mullah Abdul Ghani Baradar telah bertolak dari Qatar menuju Indonesia.

Diumumkan kelompok tersebut, pada Jumat (26/7/2019), kunjungan itu dalam rangka menghadiri Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim yang akan dihadiri delegasi dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, di mana Jakarta akan menjadi tuan rumah agenda yang digelar akhir bulan ini.

Kepastian kehadiran delegasi Taliban dalam konferensi itu sebagai jawaban atas dukungan yang terus ditawarkan pemerintah dan para cendekiawan Islam dari Indonesia.

Disampaikan juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahed, melalui media sosial, bahwa delegasi yang beranggotakan delapan orang itu akan dipimpin langsung oleh Mullah Abdul Ghani Baradar dan telah berangkat pada Jumat lalu.

Baca juga: Pejabat Senior Taliban: Para Pemberontak Tetap Ingin Perdamaian

"Selama perjalanan ini pembicaraan akan diadakan di tengah hubungan politik yang baik antara kedua negara, perdamaian dan pentingnya kerja sama masa depan dengan Afghanistan," kata Mujahed, dikutip Anadolu Agency.

Sebelumnya, Direktur Jenderal untuk Asia, Pasifik, dan Afrika di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Desra Percaya, telah berkunjung ke Kabul, pada awal bulan ini sehubungan dengan agenda konferensi yang akan digelar di Jakarta.

Menurut Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, perwakilan pejabat itu telah membahas kemitraan Indonesia dalam proses perdamaian, konferensi Ulama, serta dialog perempuan Indonsesia, selama perjalanannya ke Kabul.

Sebelumnya di bulan Mei, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari, juga telah bertemu dengan Baradar di Doha, ibu kota Qatar.

Di tengah upaya percepatan proses perdamaian yang baru lahir, perang terus berkecamuk dan merengut semakin banyak nyawa di Afghanistan, dengan perang antara pihak yang saling bertikai.

Upaya pembicaraan damai lain juga tengah diupayakan Amerika Serikat dengan Taliban, namun menuai kritikan dari pemerintah Afghanistan yang merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses perdamaian.

Sementara itu dilaporkan, delegasi Taliban yang dipimpin Mullah Abdul Ghani Baradar tersebut telah tiba di Jakarta, pada Sabtu (27/7/2019).

Baca juga: Trump Sebut AS Bisa Hapus Afghanistan dari Bumi, Ini Reaksi Taliban



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X