Kompas.com - 26/07/2019, 18:26 WIB

CHIAYI CITY, KOMPAS.com - Seorang ayah di Taiwan tak kuasa untuk tidak menangis dalam upacara minum teh karena tidak rela jika putrinya meninggalkan dia setelah menikah.

Foto dalam peristiwa di Chiayi City itu memperlihatkan si ayah awalnya terisak ketika mempelai perempuan datang dalam upacara minum teh tradisional itu.

Baca juga: Petugas Kebersihan Ini Deg-degan Menikah di Hadapan Bupati dan Deputi Kementerian

Tangisnya baru pecah tatkala si anak mulai menghidangkan teh bagi ayahnya, sebagaimana diwartakan The Star via Asia One pada Jumat (26/7/2019).

"Tidak mau!" ujar si ayah berulang kali. Dalam pemberitaan setempat, diyakini dia menangis karena putri yang sangat disayanginya itu bakal meninggalkannya.

Si anak yang dilaporkan bernama Xuan Xuan mengunggah foto menyentuh itu di media sosialnya. "Pertama kali melihat Ayah sesedih ini. Tak tahu apa yang harus dilakukan," katanya.

Foto itu kemudian mendapat tanggapan dengan dibagikan lebih dari 30.000 kali. Adapun upacara pernikahan tersebut akhirnya bisa selesai dengan baik.

Itu setelah si ayah yang tidak disebutkan identitasnya bisa menguasai diri, dan memberikan pidato di mana dia merelakan si anak hidup dengan suaminya.

"Semoga engkau dan suamimu berbahagia," tuturnya. Adapun foto selanjutnya memperlihatkan si anak berpelukan dengan ayahnya setelah menikah.

Baca juga: Orangtua Gadis yang Diduga Dibunuh Pacarnya Menangis Melihat Reka Adegan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Asia One
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.