Boris Johnson: Sosok Kontroversial Perdana Menteri Baru Inggris

Kompas.com - 23/07/2019, 21:14 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson. (REUTERS/Darren Staples) Toby MelvilleMantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson. (REUTERS/Darren Staples)

Walaupun begitu, dia dipercaya memegang sejumlah posisi sebagai Wakil Ketua Umum Partai, Menteri Bayangan Kebudayaan serta Menteri Bayangan Pendidikan Tinggi.

Di periode ini, skandal perselingkuhannya terkuak ke publik yang membuat dia dilengserkan dari posisinya.

Baca juga: Jadi Favorit, Boris Johnson Makin Berpeluang Jabat Perdana Menteri Inggris

Skandal demi skandal tidak menghambat karir politiknya. Pada 2008, dia secara mengejutkan terpilih sebagai Wali Kota London, kota basis kuat Partai Buruh, mengalahkan petahana dua periode Ken Livingstone.

Popularitasnya sebagai wali kota melesatkan namanya ke kancah politik nasional. Dia memimpin London menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2012.

Salah satu kebijakan paling populer adalah menginiasiasi transportasi sepeda umum di ibukota Inggris itu. Selain itu angka kriminal juga menurun tajam sepanjang delapan tahun jabatannya.

Gaya politiknya yang terkesan tidak serius, membingungkan, berantakan, serta tanpa arah namun anehnya kharismatik dan humoris menjadi pesona khas yang semakin lekat di dirinya hingga membuat dia dibandingkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tidak ketinggalan juga adalah gaya rambutnya yang kerap acak-acakan, cara berpakaian yang tidak rapi, serta sering terlambat ke acara.

Baca juga: Trump Dukung Boris Johnson Jadi PM Inggris Berikutnya

Brexit dan Kursi PM Inggris

Ambisinya menjadi perdana menteri mulai tercium ketika Johnson kembali ke parlemen Inggris pada 2015 mewakili distrik Uxbridge dan Ruislip Selatan.

Johnson kemudian menjadi arsitek utama kampanye “Leave” pada referendum Brexit atau keanggotaan Inggris di Uni Eropa pada 2016.

Dia berkampanye ke seluruh penjuru negeri menggunakan bus besar merahnya menjabarkan kerugian yang diderita Inggris jika memilih bertahan di Uni Eropa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X