Kompas.com - 23/07/2019, 14:08 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji peran Pakistan dalam proses perdamaian antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

Pernyataan itu dia sampaikan saat bertemu Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Kantor Oval, dalam upaya memperbaiki relasi dua negara yang tegang akibat konflik Afghanistan.

Baca juga: Pakistan Akhiri Pembatasan Wilayah Udaranya untuk Penerbangan Sipil

Dilansir AFP Selasa (23/7/2019), Islamabad merupakan negara pendukung utama kelompok Taliban ketika mengambil alih kekuasaan di Afghanistan 1990-an silam.

Pengaruh Pakistan dalam kelompok itu dianggap sebagai kunci dalam memfasilitasi penyelesaian politik dengan pemerintahan Presiden Ashraf Ghani.

"Kami membuat perkembangan bagus selama dua pekan terakhir, dan Pakistan telah membantu kami mencapai perkembangan itu," kata Trump dalam pertemuan dengan Khan.

Kemudian setelah bertatap muka dengan Khan, Trump memuji PM 66 tahun itu sebagai pemimpin yang bakal membawa perubahan bersifat positif bagi Pakistan.

Dia menambahkan seperti dikutip BBC sebelum Khan menjabat tahun lalu, Pakistan sudah "merusak" kepentingan AS dan tidak menghormati kepemimpinan mereka.

Sejak memimpin pada 2017, pemerintahan Trump menuduh Pakistan mendukung ekstremis dan berusaha menyesatkan AS, tuduhan yang kemudian dibantah Pakistan.

Dalam kicauannya Januari 2018 lalu, Trump mengeluhkan selama 15 tahun terakhir, Washington sudah membantu Pakistan hingga 33 miliar dollar AS, atau Rp 461,4 triliun.

"Mereka menjadi surga persembunyian bagi teroris yang kami buru di Afghanistan. Mereka tak memberikan apa pun selain kebohongan," keluh Trump saat itu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.