Dituduh Praktikkan Ilmu Hitam, 4 Anggota Keluarga Dibunuh Warga Desa

Kompas.com - 22/07/2019, 10:40 WIB
Ilustrasi ilmu hitam. SHUTTERSTOCKIlustrasi ilmu hitam.

GUMLA, KOMPAS.com - Empat orang dari satu keluarga di India, termasuk dua perempuan, yang dituduh melakukan praktik sihir dan ilmu hitam, tewas akibat dipukuli warga desa menggunakan tongkat.

Keempat korban, yang berusia 60-an tahun, menjadi sasaran amarah warga yang menyerang mereka di luar kediaman korban pada Sabtu (20/7/2019) malam.

"(Insiden) ini berkaitan dengan praktik okultis setempat yang menyalahkan terjadinya hal-hal negatif di desa suku itu kepada anggota keluarga ini," kata Shashi Ranjan, wakil komisaris distrik Gumla, negara bagian Jharkhand, Minggu (21/7/2019).

Gumla merupakan kawasan yang didominasi pendidik kesukuan yang berada di wilayan berhutan, sekitar 100 kilometer dari kota Ranchi.


Baca juga: Dituduh Bunuh Kerbau Pakai Ilmu Hitam, Perempuan di India Dicekik dan Dibuang ke Bendungan

"Pasukan tambahan telah dikerahkan ke desa Siskari sejak pihak berwenang mengetahui terjadinya insiden itu," tambah Ranjan, kepada AFP.

"Itu adalah desa yang damai, tetapi tidak seorang pun, bahkan dari anggota keluarga korban yang selamat, mau mengatakan hal apa pun, mungkin karena takut," imbuhnya.

Pejabat senior distrik mengatakan, penyelidikan hingga kini masih berlanjut, tetapi belum ada pihak yang ditahan.

Para pakar mengatakan, kepercayaan terhadap sihir dan ilmu hitam masih tersebar luas dalam komunitas pedesaan miskin di India, terutama di komunitas suku terpencil.

Di masa lalu, wanita sering dicap sebagai penyihir dan dijadikan sasaran kemarahan oleh penduduk setempat. Beberapa percaya pada okultisme, tetapi ada juga yang memiliki motif lain, termasuk merebut hak tanah dan properti mereka.

Lebih dari 2.000 orang, banyak di antaranya adalah perempuan, telah terbunuh di India dengan tuduhan melakukan sihir antara tahun 2000 dan 2012, demikian menurut Biro Catatan Kejahatan Nasional.

Tingginya korban berkaitan dengan tuduhan praktik sihir itu mendorong beberapa negara bagian, termasuk Jharkhand, memperkenalkan undang-undang khusus untuk mencoba menghentikan kejahatan terhadap orang-orang yang dituduh melakukan sihir dan takhayul.

Baca juga: Dituduh Punya Ilmu Hitam, Guru Honorer Dibunuh secara Sadis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X