Korban Tewas Pembakaran Kyoto Animation Bertambah Jadi 34 Orang

Kompas.com - 20/07/2019, 13:45 WIB
Seorang warga berdoa di luar gedung studio animasi, Kyoto Animation, yang terbakar, Kamis (18/7/2019), dan menewaskan hingga 33 orang. AFP / BUDDHIKA WEERASINGHESeorang warga berdoa di luar gedung studio animasi, Kyoto Animation, yang terbakar, Kamis (18/7/2019), dan menewaskan hingga 33 orang.

KYOTO, KOMPAS.com — Jumlah korban tewas dalam insiden pembakaran gedung studio animasi, Kyoto Animation, di Jepang bertambah menjadi 34 orang.

Satu korban terakhir meninggal di rumah sakit setelah sempat mendapat perawatan medis.

Para korban, yang identitasnya belum diungkapkan, merupakan karyawan studio animasi tersebut. Mereka berusia dari 20-an hingga 60 tahun.

" Korban tewas sebagian besar berusia 20-an hingga 30-an tahun, yakni 15 orang berusia 20-an, 11 berusia 30-an, enam korban berusia 40-an, dan satu orang berusia 60-an tahun," demikian dilaporkan NHK, Sabtu (20/7/2019).


Baca juga: Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Insiden pembakaran studio Kyoto Animation terjadi pada Kamis (18/7/2019) dan menjadi kasus pembunuhan massal terburuk di Jepang dalam 18 tahun terakhir.

Pada 2001, sebuah insiden kebakaran yang diduga dilakukan secara sengaja di Tokyo telah menewaskan hingga 44 orang.

Pihak berwenang telah mengungkap identitas tersangka sebagai Shinji Aoba, warga Saitama, pinggiran utara Tokyo, yang berjarak 480 kilometer dari Kyoto.

Dia segera ditahan setelah kejadian, tetapi masih dalam perawatan pihak rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya. Demikian diberitakan NHK, yang dikutip Reuters, Jumat (19/7/2019).

Pria berusia 41 tahun itu mengaku sengaja membakar gedung berlantai tiga itu karena yakin bahwa pihak studio animasi tersebut telah mencuri novel karyanya.

Menurut stasiun televisi Nippon TV, yang mengutip pernyataan pihak polisi, tersangka membawa setidaknya satu kaleng bensin ke pintu masuk gedung sebelum menyalakan api sambil meneriakkan kata "mati". Polisi belum bersedia memberi komentar lebih lanjut.

Presiden Kyoto Animation, Hideaki Hatta, menyampaikan kepada wartawan sempat menerima email dengan ancaman kematian, tetapi tidak memberi rincian lebih lanjut.

Baca juga: Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X