Gembong Narkotika Meksiko "El Chapo" Mulai Dikurung di Penjara Federal ADX

Kompas.com - 20/07/2019, 11:25 WIB
Penjara super-ketat ADX Florence, Colorado, AS. WIKIPEDIAPenjara super-ketat ADX Florence, Colorado, AS.

FLORENCE, KOMPAS.com - Gembong narkotika Meksko, Joaquin " El Chapo" Guzman dipastikan telah mulai dikurung di penjara federal dengan keamanan maksimum, ADX, setelah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

"Kami dapat mengonfirmasikan bahwa Guzman telah berada dalam penahanan Biro Penjara Federal, di situs Administratif Maksimum (ADX) di Florence, Kansas tengah," tulis email singkat dari biro penjara, dikutip AFP, Sabtu (20/7/2019).

Guzman (62), mantan salah satu pemimpin kartel narkoba paling ditakuti di Meksiko, Sinaloa, telah dinyatakan bersalah atas kasus penyelundupan ratusan narkotika terlarang ke Amerika Serikat pada Februari lalu.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan New York pada Rabu (17/7/2019) dan dikirim ke penjara federal dengan pengamanan maksimum yang dijuluki "Alcatraz of the Rockies".

Baca juga: Gembong Narkoba Meksiko El Chapo Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Guzman, yang sempat berhasil melarikan diri dari penjara Meksiko pada 2001 dan 2015, akan berada di penjara tersebut bersama terpidana "Unabomber" Ted Kaczynski, pengebom kota Oklahoma Terry Nichols, dan pelaku pembom maraton Boston yang sedang menunggu eksekusi, Dzhokhar Tsarnaev.

Penjara federal keamanan maksimum ADX dibangun pada 1994 dan berlokasi di wilayah gurun terpencil di bagian barat AS, menjadikan para tahanan hampir tidak mungkin untuk melarikan diri.

Para tahanan yang paling berbahaya itu hanya diizinkan keluar dari dalam sel tahanan berdinding beton dan teralis baja yang kecil selama 90 menit dalam sehari, dan tetap harus mengenakan belenggu di tangan dan kaki mereka.

Guzman diekstradisi dari Meksiko ke AS pada Januari 2017 dan ditahan di sel isolasi di Metropolitan Correctional Center (MCC), dalam sel tanpa jendela yang terus menyala di New York.

"Dibandingkan dengan itu, penjara ADX akan seperti berjalan-jalan di taman untuknya," kata pengacara Guzman, Jeffrey Lichtman, kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).

"Guzman menggambarkan masa 30 bulan di penjara MCC kepada Hakim Federal AS Brian Cogan, sebagai penyiksaan emosional, psikologis, dan mental sepanjang waktu," tambahnya.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X