Garda Revolusi Iran Klaim Menahan Sebuah Kapal Tanker Minyak Asing

Kompas.com - 18/07/2019, 20:04 WIB
Ilustrasi kapal tanker. SHUTTERSTOCKIlustrasi kapal tanker.

TEHERAN, KOMPAS.com - Garda Revolusi Iran, pada Kamis (18/7/2019), mengklaim telah menahan sebuah " kapal tanker asing" beserta dengan awak kapalnya, yang diduga hendak menyelundupkan bahan bakar di kawasan Teluk.

Kapal tanker itu ditahan di wilayah perairan Selat Hormuz yang strategis di selatan pulau Larak (Iran), pada Minggu (14/7/2019). Demikian diberitakan situs resmi pasukan Garda Revolusi, Sepahnews.

Pasukan Garda Revolusi Iran tidak merinci nama maupun asal kapal yang ditahan.

"Dengan kapasitas dua juta barel dan 12 awak asing di atas kapal, kapal tanker itu sedang dalam perjalanan mengirimkan bahan bakar selundupan yang diterima dari kapal-kapal Iran ke kapal-kapal asing di daerah yang lebih jauh ketika dicegat," kata pasukan Garda Revolusi.

Baca juga: Iran: AS dan Inggris Bakal Menyesal Sudah Menahan Kapal Tanker di Gibraltar

Kabar penyitaan itu datang berselang dua hari setelah Iran menyatakan telah membantu kapal tanker asing yang mengirimkan sinyal panggilan darurat, tanpa menyebut kapal yang ditahan.

"Pasukan Iran mendekati kapal tanker dan menggunakan kapal penarik untuk membawanya ke perairan Iran guna mendapatkan perbaikan yang diperlukan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, dikutip AFP.

TankerTrackers, sebuah situs yang mengumpulkan data keberadaan kapal melaporkan bahwa kapal tanker Riah berbendera Panama, yang digunakan untuk mengisi bahan bakar kapal lain di Selat Hormuz, telah menyeberang ke perairan Iran pada hari Minggu, saat Iran melaporkan penahanan.

Sementara menurut layanan pelacakan pengiriman minyak secara online, saat itu sistem identifikasi otomatis kapal tanker itu berhenti mengirimkan sinyal.

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Teluk, antara Iran dengan AS dan negara-neagra sekutunya.

Baca juga: Marinir Inggris Sita Kapal Tanker Super Miliknya, Iran Protes

Sebelumnya, sebuah kapal tanker minyak Inggris, British Heritage, dilaporkan dicegat kapal-kapal Iran saat hendak melewati Selat Hormuz. Namun upaya itu dapat digagalkan kapal perang Inggris, HMS Montrose yang kebetulan sedang berada di perairan Teluk.

Otoritas Inggris menyebut setidaknya ada tiga kapal Iran yang mencoba mencegat kapal tanker minyaknya, namun hal tersebut dibantah oleh Garda Revolusi Iran.

Upaya pencegatan itu terjadi setelah Marinir Inggris menahan kapal tanker Iran, Grace-1, di perairan Gibraltar, yang diduga hendak mengirimkan minyak ke Suriah, yang akan melanggar sanksi AS dan Eropa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X