Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kompas.com - 18/07/2019, 13:39 WIB
Truk pemadam kebakaran dan seorang petugas terlihat di luar gedung studio animasi berlantai tiga yang hangus terbakar di Kyoto, Jepang, Kamis (18/7/2019). AFP PHOTO / JIJI PRESSTruk pemadam kebakaran dan seorang petugas terlihat di luar gedung studio animasi berlantai tiga yang hangus terbakar di Kyoto, Jepang, Kamis (18/7/2019).

KYOTO, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di sebuah studio animasi di Jepang, Kamis (18/7/2019). Polisi menduga insiden terjadi karena api yang disengaja.

Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit dengan sedikitnya sepuluh orang dalam kondisi serius. Beberapa orang dikhawatirkan tewas, namun laporan awal baru menyebut satu korban tewas.

Media setempat, yang mengutip pernyataan pejabat polisi yang tidak disebutkan identitasnya, mengatakan kemungkinan korban tewas akan bertambah karena beberapa orang di dalam gedung ditemukan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan tidak segera dilarikan ke rumah sakit.

"Setidaknya satu orang dipastikan tewas," kata juru bicara pemadam kebakaran kepada AFP.


Baca juga: Kebakaran di Tebet Hanguskan Lebih dari 50 Rumah

Dia menambahkan, sebanyak 35 orang terluka dilarikan ke rumah sakit dengan 10 di antaranya dalam kondisi serius.

"Operasi penyelamatan sedang berlangsung dan kami berusaha membawa beberapa korban yang terperangkap dalam gedung berlantai tiga, termasuk yang mungkin tidak dapat bergerak sendiri," kata juru bicara pemadam kebakaran lainnya.

"Kami tidak dapat segera menentukan kondisi mereka," tambahnya.

Dilansir AFP, pihak pemadam kebakaran menerima laporan insiden sekitar pukul 10.35 pagi, yang menyebut api terlihat di gedung milik studio Kyoto Animation.

"Penelepon melaporkan telah mendengar suara ledakan keras dari lantai satu Kyoto Animation dan melihat asap," kata seorang juru bicara pemadam kebakaran.

Sementara juru bicara kepolisian Kyoto mengatakan pihak polisi masih menyelidiki asal api penyebab kebakaran dan tidak menutup kemungkinan merupakan kesengajaan.

"Seorang pria dilaporkan menyiramkan cairan dan membakarnya," kata juru bicara itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X