Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Kompas.com - 18/07/2019, 11:58 WIB
Ilustrasi Happy Meal McDonalds. SHUTTERSTOCKIlustrasi Happy Meal McDonalds.

Dia menambahkan bahwa pihak restoran cepat saji itu juga akan melakukan bagiannya dalam melindungi lingkungan demi generasi masa depan.

"Untuk mainan Happy Meal, kami bangga bahwa restoran kami adalah tempat yang kerap dikunjungi keluarga yang ingin makan, dan Happy Meal adalah bagian dari kenikmatan bagi pelanggan."

"Namun, kami sepenuhnya memahami bahwa Jacob ingin agar kami berpikir untuk menggunakan bahan yang berbeda untuk mainan kami."

"Dan McDonald's sedang mencari alternatif yang akan tetap membuat Happy Meal kami menyenangkan tanpa menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan," tulis pernyataan mereka.

Baca juga: Anak-anaknya Kecanduan Happy Meal, Pria Kanada Gugat McDonalds

Juru bicara itu mengatakan bahwa perusahaan akan mulai menawarkan pelanggan lebih banyak buku, permainan papan, dan mainan lunak dalam paket Happy Meal yang akan mengurangi hampir 60 persen mainan plastik yang diberikan.

Sebelumnya pada awal tahun ini, McDonald's telah mengumumkan rencana menghilangkan tutup plastik dari es krim dan mangkuk plastik sekali pakai dari salad.

Jacob juga bukan anak pertama yang mengkritik raksasa restoran cepat saji. Bulan lalu, dua anak sekolah telah membuat petisi untuk McDonald's dan Burger King untuk menghapus hadiah mainan plastik dari menu anak-anak.

Dua gadis kecil bersaudara, Ella dan Caitlin McEwan, telah mengumpulkan hampir 400.000 tanda tangan pada petisi di laman change.org mereka.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X