Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Kompas.com - 18/07/2019, 10:52 WIB
Pesawat milik maskapai penerbangan Thomas Cook. SHUTTERSTOCKPesawat milik maskapai penerbangan Thomas Cook.

DALAMAN, KOMPAS.com - Dua perempuan terpaksa diturunkan dari pesawat yang hendak terbang setelah mereka menyebut tiga orang pria Muslim sebagai teroris dan ancaman bagi penerbangan mereka.

Insiden tersebut terjadi dalam penerbangan Thomas Cook, yang hendak terbang dari bandara di Dalaman, Turki, menuju bandara Gatwick di London, Inggris, pada Jumat (12/7/2019) pekan lalu.

Dalam rekaman video yang diambil penumpang pesawat dan tersebar di dunia maya, terlihat saat salah satu dari dua perempuan, yang diyakini asal Inggris, diantar seorang awak kabin untuk meninggalkan pesawat.

Dilansir The Mirror, kejadian bermula dari dua perempuan penumpang yang mengeluh kepada awak kabin tentang tiga penumpang pria yang mengenakan pakaian jubah Muslim panjang.

Baca juga: Bercanda Akan Ledakkan Pesawat, 18 Penumpang British Airways Diturunkan Paksa

Perempuan yang tidak diungkapkan identitasnya itu lantas meminta agar pihak maskapai menurunkan tiga pria tersebut yang disebutnya "teroris" dan menjadi "ancaman" bagi penerbangan.

Namun keluhan kedua perempuan itu justru berujung pada keduanya yang diturunkan dari dalam pesawat.

"Seorang penumpang dalam penerbangan Thomas Cook menolak untuk berada satu pesawat dengan tiga pria berjanggut yang mengenakan jubah panjang putih," tulis Mario Van Poppel, salah seorang penumpang lain, di media sosial Twitter.

Penumpang lainnya, Shanea Kerry, yang ada di dalam pesawat saat insiden terjadi, mengatakan jika dua perempuan itu berusaha membuat tiga penumpang pria agar diturunkan dari pesawat.

"Mereka menuju bagian depan kabin dan berbicara dengan kru penerbangan dan berusaha agar tiga orang pria diturunkan dengan menyebut mereka sebagai 'ancaman' dan 'menjijikkan'," ujar Kerry.

Namun bukannya membuat ketiga penumpang pria itu diturunkan, kru penerbangan justru meminta keduanya untuk meninggalkan pesawat.

"Sambil berjalan meninggalkan pesawat, mereka menyebut kami bodoh karena tetap tinggal di dalam pesawat bersama tiga pria itu, sementara penumpang lain menyoraki keduanya dan menyebut mereka rasis," tambahnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X