Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Kompas.com - 17/07/2019, 17:49 WIB
Petugas stasiun di Guangzhou South, China, berusaha menarik seorang penumpang perempuan yang melakukan aksi berbahaya karena terlambat naik kereta pekan lalu.Handout via SCMP Petugas stasiun di Guangzhou South, China, berusaha menarik seorang penumpang perempuan yang melakukan aksi berbahaya karena terlambat naik kereta pekan lalu.

GUANGZHOU, KOMPAS.com - Seorang penumpang wanita di kawasan selatan China dibekuk polisi setelah berusaha menghentikan kereta cepat karena datang terlambat.

Perempuan yang diidentifikasi hanya bermarga Wong itu datang ke Stasiun Guangzhou South pada Minggu pukul 23.20 waktu setempat (14/7/2019) bersama saudara dan temannya.

Oleh petugas stasiun seperti diberitakan SCMP Rabu (17/7/2019), Wong diberi tahu dia terlambat naik kereta terakhir menuju Changsha South, sekitat 700 km ke arah utara.

Baca juga: Kasus Penumpang Lompat dari KM Tidar, Ini Tanggapan Dishub Maluku


Media lokal Guangzhou Daily memberitakan, Wong berusaha meyakinkan si petugas untuk membiarkannya masuk karena dia takut terlambat bekerja besoknya.

Kamera pengawas memperlihatkan setelah beradu argumen dengan petugas palang, Wong tiba-tiba melompati palang pembatas dan berlari menuju kereta.

Dia menggedor pintu kereta seraya berteriak "Cepat buka pintunya!" sebelum sengaja menancapkan kakinya di celah antara kereta dengan platform pembatas.

Petugas kereta dibantu rekannya berusaha untuk menjauhkan Wong. "Kereta sudah mau berangkat jadi kami tak bisa membuka pintunya. Anda masih bisa menaiki kereta lain," ujar mereka.

Namun Wong menolak. "Tidak, saya tidak ingin kereta yang lain. Saya ingin naik kereta ini. Ayolah, Anda bisa membukanya," pinta Wong seraya terus terjepit.

Setelah sembilan menit, petugas stasiun pun menyerah. Mereka memanggil polisi yang segera mengangkat dan menyeret Wong menjauh dari kereta itu.

Dia kemudian ditahan selama sembilan hari atas tuduhan mengganggu ketertiban umum dan menghambat transportasi publik. Sementara saudara dan temannya hanya mendapat sanksi indisipliner.

Meski kereta itu hanya terlambat sekitar tujuh menit, warga dunai maya pun merasa gusar dan mengungkapkan kekesalan mereka dia media sosial Weibo.

"Perilaku orang macam ini seharusnya masuk daftar hitam! Bagaimana dengan waktu berharga para penumpang yang berada di dalam kereta?" gusar netizen.

"Kini, dia terlambat untuk sembilan hari. Dia mungkin tidak harus khawatir terlambat bekerja kembali," sindir warganet lainnya.

Baca juga: Butuh Udara Segar, Pria Ini Coba Pecahkan Kaca Kereta Cepat

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Lomba Balap Karung dan Tarik Tambang Meriahkan Perayaan HUT Ke-74 RI di Hamburg

Lomba Balap Karung dan Tarik Tambang Meriahkan Perayaan HUT Ke-74 RI di Hamburg

Internasional
Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Internasional
'Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri'

"Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri"

Internasional
Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Internasional
Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Internasional
Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Internasional
Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Internasional
Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Internasional
Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Internasional
Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Internasional
Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Internasional
Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Internasional
Houthi Klaim Serangan 'Drone' ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Houthi Klaim Serangan "Drone" ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Internasional
Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Internasional
Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X