Trump Tak Ingin Iran Ganti Rezim

Kompas.com - 17/07/2019, 06:44 WIB
Presiden AS Donald Trump dalam kunjungannya di Korea Selatan, Rabu (8/11/2017). Lee Jin-man / AFP Presiden AS Donald Trump dalam kunjungannya di Korea Selatan, Rabu (8/11/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkata, pemerintahannya tidak ingin melihat ada pergantian kekuasaan di Iran.

Meski begitu, dalam pertemuan kabinet Trump menyatakan yang ingin dilihat oleh jajarannya adalah Iran tidak sampai memperoleh senjata nuklir.

Baca juga: Pasukan Saudi Pergoki Kapal Bom Iran yang Diduga Akan Cegat Kapal Inggris

"Kami tidak ingin mereka (Iran) ganti rezim. Kami sama sekali tidak menginginkannya," ujar Trump kepada awak media seperti dikutip AFP Selasa (16/7/2019).

Washington sudah mengumumkan keluar dari perjanjian untuk mengurangi produksi nuklir Iran pada tahun lalu, dan menjatuhkan serangkaian sanksi.

Teheran membalas dengan pekan lalu mengumumkan, mereka sudah melewati ambang batas 3,67 persen pengayaan uranium yang disyaratkan dalam kesepakatan 2015.

Selain itu, negara pimpinan Ayatollah Ali Khamenei tersebut juga mengklaim sudah melewati batasan 300 kilogram dalam sektor cadangan pengayaan uranium.

Tensi AS dengan Iran memanas sejak Juli lalu setelah Trump dilaporkan membatalkan serangan udara pada menit terakhir sebagai balasan Iran menembak jatuh drone mereka.

Selain itu, Gedung Putih menyalahkan Iran atas berbagai serangan terhadap kapal tanker, dan ditanggapi Menteri Luar Negeri Javad Zarif agar tak bermain-main dengan mereka.

Berdasarkan kawat diplomatik Inggris yang bocor ke media pekan lalu, Trump keluar dari perjanjian nuklir karena berkaitan dengan pendahulunya, Barack Obama.

"Pemerintahan ini melakukan vandalisme diplomatik kemungkinan karena alasan ideologi dan personal, karena Obama membuat kesepakatan ini," kata Duta Besar Inggris untuk AS Kim Darroch.

Darroch kemudian menyatakan pengunduran diri setelah kawat diplomatik itu bocor dan memicu rangkaian komentar pedas Trump mengenai dirinya di Twitter.

Baca juga: Menteri Luar Negeri Iran Diizinkan Berkunjung ke New York, tapi..

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X