Berniat Ledakkan Pusat Imigrasi AS, Pria 69 Tahun Ditembak Mati

Kompas.com - 15/07/2019, 17:14 WIB
Para migran berlari menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko Minggu (25/11/2018). via Sky NewsPara migran berlari menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko Minggu (25/11/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata berusia 69 tahun terpaksa ditembak mati setelah berusaha menyerang pusat imigrasi di Tacoma, Washington, AS.

Polisi bergegas menuju lokasi pada pukul 04.00 waktu setempat dengan si pria, diidentifikasi bernama Willem van Spronsen dari Vashon Island, menyalakan kendaraan yang sudah diisi peledak.

Baca juga: Lakukan Perlawanan dengan Senjata Api, Residivis Pencurian Motor di Depok Ditembak Mati

Diwartakan The Independent Minggu (14/7/2019), diyakini Van Spronsen juga berupaya untuk menyalakan tanki berisi propana yang berada di luar gedung.


Targetnya, Pusat Hukuman Tacoma Northwest, sejak lama juga difungsikan sebagai fasilitas penampung bagi migran ilegal sebelum mereka dideportasi.

Baru-baru ini, fasilitas itu juga menampung orangtua migran yang dipisahkan dari anaknya di bawah kebijakan "toleransi nol" pemerintahan Presiden Donald Trump.

Polisi kemudian membenarkan bahwa Van Spronsen telah tewas terkena timah panas. Di mata warga lingkungannya, dia dikenal anarkis serta sosok anti-fasis.

Kepada Seattle Times, salah satu temannya yang bernama Deb Bartley mengungkapkan Van Spronsen memberikan surat berisi manifesto dan ucapan selamat tinggal.

"Saya pikir awalnya dia ingin bunuh diri. Namun dia melakukan cara untuk menunjukkan pandangan politiknya. Saya tahu dia sudah siap risikonya," ujar Bartley.

Ini bukan kali pertama Van Spronsen berurusan dengan polisi di pusat penahanan. Pada 2018, dia pernah ditangkap bersama dengan sepuluh orang lainnya.

Dia dibekuk setelah menduduki Tacoma dan dijerat dakwaan penyerangan tingkat tiga karena meloncat ke punggung aparat ketika sedang menangani aktivis lain.

Baca juga: Usaha Kudeta di Etiopia: Jenderal Ditembak Mati Pengawalnya Sendiri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X