Menurut Erdogan, Seharusnya NATO Senang jika Turki Beli Sistem Rudal S-400

Kompas.com - 15/07/2019, 10:49 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menjabat tangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat bertemu di Moskwa pada Senin (8/4/2019). AFP/MAXIM SHIPENKOVPresiden Rusia Vladimir Putin menjabat tangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat bertemu di Moskwa pada Senin (8/4/2019).

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut jika ada pihak yang diuntungkan dengan pembelian sistem rudal S-400, itu adalah NATO.

Dia menyebut organisasi negara Atlantik Utara itu seharusnya "bahagia" karena Turki bisa memperkuat pertahanan negara meski harus membeli sistem buatan Rusia itu.

"Jika Turki menjadi lebih kuat di kawasan, siapa lagi yang bakal lebih kuat? Tentunya aliansi sendiri," tutur Erdogan sebagaimana dikutip Russian Today Minggu (14/7/2019).

Baca juga: Erdogan: Jika AS Menolak Kirim Jet Tempur F-35, Itu Sama Saja Merampok


Pernyataan itu dia sampaikan setelah pejabat AS menuturkan Turki bisa terkena sanksi di bawah CAATSA, UU 2017 yang bertujuan mencegah sekutu membeli senjata Rusia.

Namun, hingga saat ini Washington masih belum menerapkan sanksi meski Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri DPR AS Eliot Angel menyebut Erdogan harus menerima "konsekuensi".

Meski anggota NATO, Turki kerap bersitegang dengan AS. Di antaranya adalah desakan Ankara supaya AS menyerahkan Fethullah Gulen, ulama yang diduga sebagai otak upaya kudeta 2016 melawan Erdogan.

Lebih lanjut, Erdogan menyatakan dia optimis Presiden Donald Trump tidak akan sampai menjatuhkan sanksi atas keputusannya membeli sistem rudal jarak jauh tersebut.

Dia menitikberatkan kepada percakapan hangat dengan Trump di sela KTT G20 Juni lalu. "Trump mempunyai wewenang untuk menunda penerapan CAATSA," paparnya.

Berbicara selepas pertemuan di Osaka, Jepang, Trump menyalahkan pemerintahan pendahulunya, Barack Obama, karena menolak menjual rudal Patriot ke Turki.

Erdogan mengulangi lagi ucapan Trump itu. "Tawarkan kami Patriot, dan kami akan membelinya dari kalian," ucapnya. Namun, dia mengaku membutuhkah alternatif.

Pasalnya, Turki mensyaratkan bersedia melakukan pembelian asalkan AS bersedia melakukan transfer teknologi, sesuatu yang mereka dapatkan dari S-400 Rusia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X