Jokowi: Target Ekonomi Indonesia 10 Besar pada 2030, 4 Besar pada 2045

Kompas.com - 13/07/2019, 19:33 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu dengan Prabowo Subianto, Sabtu (13/7/2019). Twitter Pramono AnungPresiden Jokowi saat bertemu dengan Prabowo Subianto, Sabtu (13/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) sudah mempunyai gambaran seperti apa periode keduanya yang bakal berlangsung pada Oktober mendatang.

Setelah segala pertanyaan akan legitimasi kemenangannya dalam Pilpres April lalu, Jokowi bisa sekali lagi fokus untuk menyelesaikan apa yang dia mulai.

Baca juga: Pramono: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Disusun Cukup Lama

Yakni membimbing Indonesia mewujudkan potensi besar namun tak terpenuhi. Apalagi statusnya yang merupakan negara dengan ekonomi nomor 16 di dunia.

Selama beberapa dekade, Indonesia telah dianggap sebagai negara yang ekonominya bakal bertumbuh secara signifikan. Namun, gagal memenuhi harapan investor dan rakyatnya.

"Kami optimistis," ujar Jokowi dalam wawancara dengan Nikkei Asian Review di Istana Merdeka yang dipublikasikan pekan lalu. Setidaknya, dia sudah punya target seperti ekonomi Indonesia nanti.

"Target kami (secara ekonomi) adalah berada di jajaran 10 besar pada 2030, dan kemudian menyodok ke posisi empat besar 2045 mendatang," tegas dia.

Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu sudsh memetakan apa saja yang dibutuhkan Indonesia untuk berkembang dalam lima tahun ke depan.

Menurut Jokowi, pemerintahannya mempunyai lima pekerjaan yang harus diselesaikan. Yang berada di daftar teratas tentunya adalah percepatan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, dia juga bertekad untuk peningkatan sumber daya manusia, reformasi lingkungan bisnis, menarik investasi asing, hingga meningkatkan pengelolaan anggaran nasional.

"Lima tahun ke depan bakal lebih krusial," terang dia. Meningkatkan keterampilan dasar adalah salah satu janji dalam kampanyenya saat pilpres lalu.

Janji itu, lanjut Jokowi, bakal menjadi prioritasnya "secara besar-besaran" dalam periode kedua. Sesuatu yang paling signifikan, namun juga paling menantang.

Baca juga: Prisia Nasution Saksikan Jokowi Bertemu Prabowo, Pesohor Pun Berkomentar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X