Kim Jong Un Resmi sebagai Kepala Negara Korea Utara

Kompas.com - 12/07/2019, 14:41 WIB
Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan pidato untuk menandai Tahun Baru di lokasi yang dirahasiakan pada 1 Januari 2019. (AFP/KCNA via KNS) Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan pidato untuk menandai Tahun Baru di lokasi yang dirahasiakan pada 1 Januari 2019. (AFP/KCNA via KNS)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Kim Jong Un telah secara resmi ditunjuk menjadi kepala negara Korea Utara dan panglima militer tertinggi, berdasarkan konstitusi baru negara itu.

Langkah mengubah konstitusi itu dipandang para pengamat kemungkinan bertujuan untuk mempersiapkan perjanjian damai dengan Amerika Serikat.

Korea utara secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat, setelah Perang Korea 1950-1953 yang berakhir dengan perjanjian gencatan senjata, dan bukan perjanjian damai.

Konstitusi baru, yang dirilis melalui situs resmi negara, Naenara, pada Kamis (11/7/2019), menyebut Kim Jong Un sebagai Ketua Komisi Urusan Negara (SAC), badan pemerintahan tertinggi yang dibentuk pada 2016.

Baca juga: Kim Jong Un Diduga Tertidur Saat Hadir dalam Pertemuan Partai

Komisi tersebut sebelumnya disebut perwakilan tertinggi seluruh rakyat Korea, yang berarti "kepala negara" dan "panglima tertinggi".

Dalam konstitusi sebelumnya, Kim Jong Un hanya disebut sebagai "pemimpin tertinggi" yang memimpin "kekuatan militer seluruh negeri.

Sedangkan pejabat kepala negara resmi Korea Utara dalam konstitusi sebelumnya adalah presiden parlemen tituler, yang dikenal sebagai Presidium Majelis Rakyat Tertinggi.

"Kim Jong Un bermimpi menjadi presiden Korea Utara dan dia secara efektif telah mewujudkannya," kata Kim Dong-yup, profesor di Lembaga Timur Jauh Universitas Kyungnam, Seoul.

"Dia telah lama berusaha untuk melepaskan kebijakan militer-utama yang tak wajar dan dianut negara itu dalam waktu yang lama," tambahnya.

Kim Jong Un telah banyak membuat gebrakan dalam pemerintahan Korea Utara, mulai dari mengalihkan fokus pembangunan ke ekonomi, pada tahun lalu.

Kim juga mengadakan pembicaraan nuklir dengan AS, serta bergerak mengubah citranya sebagai pemimpin dunia melalui pertemuan puncak dengan Korea Selatan, China, bahkan Rusia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X