Garda Revolusi Iran Bantah Kapalnya Cegat Kapal Tanker Inggris

Kompas.com - 11/07/2019, 15:43 WIB
Foto yang diambil pada 2006, memperlihatkan pasukan Garda Revolusi Iran menaiki perahu di samping kapal perang Iran di perairan Teluk. AFP PHOTOFoto yang diambil pada 2006, memperlihatkan pasukan Garda Revolusi Iran menaiki perahu di samping kapal perang Iran di perairan Teluk.

TEHERAN, KOMPAS.com - Garda Revolusi Iran membantah tuduhan AS dan Inggris yang menyebut kapalnya mencegat dan mencoba menghentika kapal tanker minyak Inggris di perairan Teluk, Rabu (10/7/2019).

Pasukan elite Iran itu menyatakan kapalnya sedang melakukan patroli rutin pada saat yang dituduhkan oleh AS, serta tidak bertemu dengan kapal asing dari negara mana pun.

"Selama jangka waktu 24 jam terakhir, kapal sedang melakukan tugas patroli normal dan belum bertemu dengan kapal asing, termasuk kapal Inggris," kata Angkatan Laut Garda Revolusi Iran dalam pernyataannya yang dirilis kantor berita Fars, Kamis (11/7/2019), dikutip Reuters.

Pernyataan Garda Revolusi Iran itu sebagai tanggapan atas tuduhan pejabat AS dan pemerintah Inggris, yang menyebut kapal-kapal Iran mencegat dan mencoba menghentikan kapal tanker minyak Inggris saat hendak melewati Selat Hormuz.

Baca juga: 5 Kapal Iran Diduga Coba Rebut Kapal Tanker Inggris di Selat Hormuz

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya, mengabarkan tentang adanya lima kapal Iran yang berusaha menghentikan kapal tanker Inggris, British Heritage.

Namun upaya kapal Iran itu gagal setelah kapal perang fregat dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Montrose, yang sedang berada di kawasan Teluk, mengambil tindakan dengan mengarahkan senjata dan membuat peringatan lisan.

Pernyataan serupa disampaikan pemerintah Inggris, Kamis (11/7/2019). Namun ada perbedaan pada jumlah kapal Iran yang terlibat.

Apabila pejabat AS menyebut ada lima kapal Iran, pernyataan dari London hanya mengatakan ada tiga kapal milik Garda Revolusi Iran yang mencoba mencegat kapal tanker Inggris.

"Kapal fregat HMS Montrose terpaksa harus diarahkan di antara kapal tanker British Heritage dan kapal-kapal Iran. Kemudian mengeluarkan peringatan lisan kepada kapal-kapal Iran sebelum mereka berbalik menjauh," kata pemerintah Inggris dalam pernyataannya, dikutip AFP.

Baca juga: Inggris Sebut 3 Kapal Iran Berusaha Cegat Kapal Tanker di Perairan Teluk

Insiden yang melibatkan kapal tanker Inggris itu terjadi menyusul peringatan yang disampaikan Presiden Iran Hassan Rouhani, tentang konsekuensi yang tidak ditentukan atas penahanan salah satu kapal Iran di Gibraltar oleh Marinir Inggris.

Iran mengecam langkah penyitaan kapal tanker Grace 1 dan menyebutnya "penangkapan ilegal" yang dilakukan Inggris.

Pekan lalu, kapal Iran itu ditahan di Gibraltar, wilayah luar negeri Inggris di ujung selatan Spanyol, setelah diyakini mengirimkan minyak ke Suriah, yang berarti telah melanggar sanksi Eropa.



Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X