Hezbollah: Sanksi AS adalah Penghinaan terhadap Rakyat Lebanon

Kompas.com - 10/07/2019, 11:11 WIB
Bendera Lebanon dan bendera Hezbollah. SHUTTERSTOCKBendera Lebanon dan bendera Hezbollah.

BEIRUT, KOMPAS.com - Hezbollah mengecam Amerika Serikat yang menjatuhkan sanksi terhadap pejabat tingginya dan menyebut tindakan itu merupakan penghinaan bagi rakyat Lebanon.

Anggota parlemen Lebanon dari kelompok Hezbollah, Ali Fayyad, mengatakan bahwa sanksi baru AS, Selasa (9/7/2019), yang dijatuhkan kepada tiga rekannya merupakan "penghinaan bagi rakyat Lebanon".

Dia pun menyerukan kepada parlemen dan pemerintah Lebanon untuk segera mengeluarkan pernyataan kecaman resmi.

Pernyataan yang menentang sanksi juga disampaikan Menteri Keuangan Lebanon, Ali Hasan Khalil. Dia menyebut sanksi AS terhadap anggota parlemen negaranya adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan.


Baca juga: Pertama Kali, AS Jatuhkan Sanksi Terhadap Anggota Parlemen Hezbollah

" Sanksi berarti semua warga Lebanon, meskipun dilabeli Hezbollah, tindakan yang diambil Lebanon dan hukum yang dikeluarkan otoritas internasional membuat sanksi tersebut tidak dapat dibenarkan dan tidak melayani kestabilan finansial," tulis Hasan Khalil di Twitter.

Diberitakan sebelumnya, Departemen Keuangan AS telah menjatuhkan sanksi terhadap tiga pejabat tinggi Hezbollah, termasuk dua yang menjadi anggota parlemen Lebanon.

Dua anggota parlemen Lebanon yang dimasukkan dalam daftar hitam adalah Amin Sherri dan Muhammad Hasan Raad, yang dituding Washington, telah memanfaatkan posisinya di parlemen untuk memajukan aktivitas kekerasan Hezbollah.

Seorang lainnya yang disaksi adalah Wafiq Safa, yang dikenal dekat dengan pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah.

"Tiga pejabat tersebut telah memanfaatkan posisi mereka untuk menfasilitasi gerakan Hezbollah dan upaya Iran untuk melemahkan kedaulatan Lebanon," ujar Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Selasa (9/7/2019).

Partai Hezbollah meraih 13 kursi dari total 128 kursi dalam pemilu di Lebanon yang digelar 6 Mei 2018, kemudian bergabung dalam pemerintah koalisi yang dibentuk pada 31 Januari lalu, serta mendapatkan kendali atas tiga kementerian.

Namun Washington mengatakan tidak akan membedakan Hezbollah yang berjalan di politik dengan kelompok militer.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X