Cari Pembunuh Anaknya, Pria Ini Rela Serahkan Uang Pensiunnya Sebesar Rp 263 Juta

Kompas.com - 09/07/2019, 19:33 WIB
Mumtaz Khan (kanan) bersama putranya Mohd (kiri) memegang foto mendiang putranya, Juniad, yang tewas dibunuh. MIRROR.co.uk / MEN MEDIAMumtaz Khan (kanan) bersama putranya Mohd (kiri) memegang foto mendiang putranya, Juniad, yang tewas dibunuh.

Baca juga: Tukang Cukur Diyakini sebagai Pembunuh Berantai Sadis Jack the Ripper

Kepala Detektif Kepolisian Greater Manchester, Inspektur James Faulkner, menjelang 10 tahun peringatan kematian Junaid Khan menekankan bahwa kepolisian berkomitmen untuk tetap mencari keadilan bagi Junaid.

“Tidak seharusnya orang tua mengubur anak mereka dan saya menyampaikan duka cita saya untuk keluarga Junaid yang selama satu dekade harus menanggung kepedihan ini."

"Waktu 10 tahun adalah waktu yang lama bagi sebuah keluarga untuk mencari jawaban mengapa putra, saudara, dan paman yang sangat mereka cintai diambil dari mereka secara kejam."

"Kami akan tetap berusaha untuk memberi keluarga Junaid jawaban yang layak dan satu dekade kemudian, kami terus memohon bantuan publik untuk melacak mereka yang bertanggung jawab," ujar Faulkner.

"Saya percaya bahwa seseorang, di suatu tempat menyimpan informasi penting tentang kematian Junaid dan informasi baru apa pun akan dinilai dan ditanggapi dengan sangat serius."

Baca juga: Ayah Angkat Beri Uang Rp 1 juta untuk Eksekutor Pembunuh Anaknya

"Tolong, bantu kami memberi keluarga Junaid keadilan yang pantas mereka terima," tambahnya.

Selain uang yang ditawarkan oleh ayah Junaid, pihak kepolisian juga menjanjikan uang hingga 50.000 poundsterling (sekitar Rp 878 juta) untuk informasi yang dapat mengarahkan pelaku kepada hukum yang berlaku.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X