Kompas.com - 09/07/2019, 11:41 WIB

HONG KONG, KOMPAS.com - Pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam mengatakan rancangan undang-undang kontroversial yang memungkinkan ekstradisi ke China daratan, kini sudah "mati".

Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (9/7/2019), Lam mengatakan jika pekerjaan pemerintah dalam RUU Ekstradisi itu telah gagal total.

Tetapi Lam berhenti mengatakan bahwa RUU itu telah ditarik sepenuhnya, seperti yang dituntut para pengunjuk rasa.

RUU itu telah memicu terjadinya kerusuhan selama berminggu-minggu di pusat kota sehinga pemerintah akhirnya memutuskan untuk menangguhkan pembahasannya tanpa batas waktu.

Akan tetapi masih ada kekhawatiran jika pemerintah akan kembali memulai proses pembahasan RUU itu di Dewan Legislatif.

Baca juga: Soal Hong Kong, Inggris Pertimbangkan Beri Sanksi ke China

"Masih ada keraguan akan ketulusan pemerintah dan kekhawatiran apakah pemerintah akan memulai kembali proses di Dewan Legislatif," kata Lam kepada wartawan.

"Jadi, saya tegaskan di sini, tidak ada rencana seperti itu. RUU itu sudah mati," lanjutnya, dikutip BBC.

Carrie Lam sebelumnya sempat mengatakan bahwa RUU tersebut baru akan "mati" pada 2020, setelah masa tugas legislatif saat ini berakhir.

Aksi demonstrasi awalnya dipicu oleh rencana undang-undang yang kini ditangguhkan, tetapi sejak saat itu berubah menjadi gerakan menyerukan reformasi demokrasi dan penghentian pergeseran dalam kebebasan wilayah semi-otonom.

Unjuk rasa sempat berakhir dengan bentrokan, membuat petugas keamanan dan aparat kepolisian menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa. Insiden itu pun semakin menambah kemarahan publik terhadap pemerintah pro-Beijing.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber BBC,AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.