Kembali Kirim Pasukan, Uni Emirat Arab Bakal Kurangi Tentaranya di Yaman

Kompas.com - 09/07/2019, 10:01 WIB
Ilustrasi tentara Uni Emirat Arab. SHUTTERSTOCKIlustrasi tentara Uni Emirat Arab.

DUBAI, KOMPAS.com - Uni Emirat Arab mengumumkan bakal mengirim kembali pasukannya ke Yaman yang sedang dilanda peperangan melawan pemberontak Houthi.

Meski demikian, jumlah pasukan yang dikirim akan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya, seiring dengan peralihan strategi dari "mengutamakan militer" menjadi "mengutamakan perdamaian".

UEA telah menjadi mitra kunci dalam koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman, yang mulai mengintervensi peperangan di negara itu pada 2015, untuk mendukung pemerintah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi, yang diakui internasional, menghadapi pemberontak Houthi, yang didukung Iran.

"Kami memang menurunkan tingkat pasukan kami karena alasan strategis di (kota Laut Merah) Hodeidah dan alasan taktis di bagian lain negara itu," kata salah seorang pejabat senior UEA, yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Baca juga: Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

"Ini sangat berkaitan dengan perpindahan dari apa yang saya sebut strategi mengutamakan-militer ke strategi mengutamakan-perdamaian, dan inilah yang saya pikir akan kita lakukan," lanjutnya.

Pejabat itu juga menegaskan kembali komitmen UEA terhadap pemerintah Yaman dan koalisi pimpinan Saudi, mengatakan bahwa diskusi tentang pengiriman kembali telah berlangsung selama lebih dari satu tahun terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini bukan keputusan di menit-menit terakhir. Ini adalah bagian dari proses dan tentu saha proses dalam koalisi yang telah dibahas secara luas dengan mitra kami, Saudi," ujar pejabat itu, dikutip AFP.

Sementara disampaikan juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, baik UEA maupun Arab Saudi telah berkomitmen untuk mencapai tujuan mereka di Yaman.

"Uni Emirat Arab dan negara-negara di koalisi akan terus mencapai operasi dan tujuan strategis mereka," ujar al-Maliki dalam konferensi pers di Riyadh, menanggapi penempatan kembali pasukan UEA.

Baca juga: Beberapa Menit Usai Gencatan Senjata, Perang Kembali Meletus di Yaman

Menurut seorang pejabat pemerintah militer Yaman, pasukan UEA yang melawan kelompok Houthi telah berhasil mengosongkan sepenuhnya pangkalan militer di Khokha, sekitar 130 kilometer arah selatan Hodeida.

UEA menarik sebagian artileri beratnya dari Khokha, tetapi bersama dengan koalisi yang dipimpin Saudi dan pemerintah Yaman, masih mengawasi situasi militer di pantai barat Yaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.