Raja Salman Undang 1.000 Anggota Keluarga Martir Palestina untuk Haji Tahun Ini

Kompas.com - 09/07/2019, 08:08 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat menghadiri pertemuan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Mekkah, Kamis (30/5/2019). REUTERS / BANDAR ALGALOUD / HANDOUTRaja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat menghadiri pertemuan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Mekkah, Kamis (30/5/2019).

JEDDAH, KOMPAS.com — Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz memerintahkan kerajaan untuk bersiap menerima 1.000 anggota keluarga para martir asal Palestina yang akan menjadi jemaah tamu dalam musim haji tahun ini.

Para keluarga martir Palestina itu akan menjadi bagian dari Program Tamu Haji dan Umrah Penjaga Dua Masjid Suci yang menerima undangan langsung dari Raja Salman.

Program tamu haji itu dilaksanakan setiap tahun dan diawasi langsung oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi.

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Syekh Abdullatif Al-Sheikh, yang juga bertindak sebagai Pengawas Program Umum, menyampaikan apresiasinya kepada Raja Salman atas kedermawanannya terhadap negara dan rakyat Palestina.

Baca juga: Raja Salman Ingin Negara Arab Bersatu Lawan Tindak Kriminal Iran

"Kami berterima kasih atas sikap dermawan dari Raja Salman terhadap negara Paletina dan saudara-saudaranya dari negara itu," kata pihak kementerian dikutip Badan Pers Saudi (SPA) dalam laporannya, Minggu (7/7/2019), dikutip Arab News.

Al-Sheikh menambahkan, kementeriannya akan bekerja dengan cepat untuk melaksanakan perintah raja dan segera menindaklanjuti proses perjalanan bagi para jemaah haji asal Palestina itu melalui kedutaan besarnya di Mesir dan Jordania.

Pihak kementerian juga akan segera merampungkan semua prosedur yang diperlukan untuk perjalanan para tamu undangan raja ke kerajaan menggunakan penerbangan pribadi serta menawarkan layanan untuk membantu mereka melakukan ibadah haji.

Menurut instruksi kerajaan, total jumlah jemaah dari anggota keluarga martir Palestina yang diundang melalui program tersebut mencapai 17.000 jemaah.

Sementara dilansir The Jerusalem Post, komite khusus akan memilih anggota keluarga martir yang akan diberangkatkan untuk perjalanan haji ke Arab Saudi tahun ini.

Baca juga: Hadiri Pertemuan Negara Arab di Mekkah, PM Pakistan Disebut Tak Hormati Raja Salman

Jumlah 1.000 anggota keluarga martir tersebut akan dibagi dua masing-masing 500 jemaah dari keluarga martir di Tepi Barat dan 500 dari keluarga martir di Jalur Gaza.

Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammed Shtayyeh menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman atas keputusannya mengundang 1.000 jemaah haji dari keluarga martir Palestina tahun ini.

"Keputusan Raja Saudi adalah pesan Arab dan Islam kepada kami dalam menghadapi tindakan Israel yang membajak tunjangan yang dibayarkan kepada keluarga para martir dan tahanan," ujar Shtayyeh di Ramallah, Senin (8/7/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X