Washington Minta Jerman Kirim Pasukan ke Suriah untuk Gantikan Tentara AS

Kompas.com - 08/07/2019, 16:02 WIB
Tentara Jerman. SHUTTERSTOCKTentara Jerman.

BERLIN, KOMPAS.com - Amerika Serikat meminta kepada pemerintah Jerman untuk mengirimkan pasukan ke Suriah utara sebagai pengganti tentara AS.

"Kami ingin pasukan darat dari Jerman untuk menggantikan sebagian tentara AS sebagai bagian dari koaisi anti-ISIS," kata perwakilan khusus AS di Suriah, James Jeffrey kepada surat kabar Jerman, Welt am Sonntag.

Jeffrey menambahkan, tentara AS tidak harus diminta untuk terlibat secara langsung dalam pertempuran melawan kelompok teroris ISIS.

Dia pun menekankan bahwa negaranya mengharapkan akan dapat mendapat jawaban dari Berlin pada bulan ini.


Baca juga: Jerman Mulai Pulangkan Anak-anak dari Anggota Asing ISIS yang Ditahan di Irak

Diterangkan Jeffrey, pasukan Jerman akan membantu dalam "menjaga stabilitas di Suriah utara" serta "meningkatkan kehadiran internasional yang diperlukan untuk mengamankan dukungan udara, untuk logistik, pelatihan, dan bantuan teknis".

"Kami mengharapkan sukarelawan yang ingin ambil bagian di sini (Suriah) di antara mitra koalisi lainnya," ujar pejabat AS itu, dikutip Middle East Monitor.

Perwakilan khusus AS itu berada di Berlin pada Jumat (5/7/2019), dalam kunjungan resmi untuk meminta dukungan militer dan keuangan dari pemerintah Jerman di Suriah.

Pada Desember tahun lalu, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan kemenangan atas ISIS di Suriah dan mengumumkan bakal menarik seluruh 2.000 tentara AS yang masih berada di negara itu.

Namun, sejumlah kecil pasukan diharapkan untuk tetap berada di Suriah timur laut, daerah yang tidak dikendalikan oleh rezim pemerintahan Bashar al-Assad.

Baca juga: Spanyol Bakal Gabung Proyek Pengembangan Jet Tempur Perancis dan Jerman

Permintaan AS itu datang setelah Trum berulang kali mendesak kepada Jerman untuk meningkatkan pengeluarannya dalam sektor pertahanan dan menambah kontribusi Berlin pada anggaran NATO.

Namun permintaan Washington itu disebut kemungkinan akan mendapat perlawananan dari koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel, yang dijuluki "Demokrat Sosial".

Suriah baru mulai bangkit dari konflik yang menghancurkan, yang terjadi sejak awal 2011, ketika rezim pemerintah Bashar al-Assad menindak pada demonstran dengan cara yang tidak terduga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X