Operasi Melawan ISIS, AS Minta Jerman Kirim Pasukan Darat ke Suriah

Kompas.com - 07/07/2019, 20:44 WIB
Tentara Jerman saat mengikuti latihan militer yang dipimpin NATO yang digelar di Norwegia, 30 Oktober 2018.
AFP / JONATHAN NACKSTRANDTentara Jerman saat mengikuti latihan militer yang dipimpin NATO yang digelar di Norwegia, 30 Oktober 2018.

BERLIN, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) meminta Jerman supaya mengirimkan pasukan darat ke Suriah dalam operasi menumpas sisa anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Pernyataan itu disampaikan oleh Utusan Khusus AS untuk Suriah James Jeffrey kepada sejumlah media Jerman, termasuk Die Welt dikutip AFP Minggu (7/7/2019).

"Kami mengharapkan pasukan darat dari Jerman untuk menggantikan militer kami di area yang ditentukan sebagai bagian dari operasi koalisi anti-ISIS," ujarnya.

Baca juga: Teroris PW Berangkatkan WNI ke Suriah Hingga Enam Gelombang

Jeffrey yang tengah mengunjungi Berlin untuk membicarakan Suriah itu melanjutkan, dia mengharapkan Jerman untuk memberikan tanggapan pada Juli ini.

Pada Desember 2018, Presiden Donald Trump mengumumkan kemenangan atas ISIS, dan memerintahkan penarikan 2.000 tentara yang masih bermarkas di Suriah.

Namun Washington masih menyisakan sejumlah kecil serdadu di kawasan timur laut Suriah, sebuah area yang tidak dijaga militer rezim Presiden Bashar al-Assad.

Sejauh ini, Gedung Putih sudah mendesak negara-negara sekutunya supaya lebih aktif dalam memberi dukungan militer dalam koalisi internasional melawan ISIS.

"Kami tengah mencari sukarelawan yang ingin mengambil bagian di sini, dan di antara mitra koalisi lainnya," beber diplomat senior berusia 73 tahun itu.

AS dilaporkan mempunyai dua tujuan di kawasan itu. Satu, mendukung pasukan Kurdi yang mereka dukung untuk menumpas ISIS di tengah ancaman yang diberikan Turki.

Kedua, Washington berusaha untuk mencegah kembalinya ISIS di negara Timur Tengah yang sudah dilanda dengan perang sipil sejak delapan tahun silam itu.

AS kini berharap Eropa untuk membantu. Karena itu, mereka menekan Inggris, Perancis, dan Jerman untuk mengirim pesawat pengintai dan perangkat militer lain ke Suriah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X