Pemerintah Nigeria Sita Perhiasan Eks Menteri Senilai Rp 563 Miliar

Kompas.com - 06/07/2019, 20:57 WIB
Mantan menteri perminyakan Nigeria, Diezani Alison-Madueke. REUTERS / RICK WILKINGMantan menteri perminyakan Nigeria, Diezani Alison-Madueke.

ABUJA, KOMPAS.com - Pengadilan Nigeria memerintahkan penyitaan perhiasan senilai 40 juta dollar AS (sekitar Rp 563 miliar) milik mantan menteri perminyakan Diezani Alison-Madueke.

Dilansir Reuters, Alison-Madueke yang memimpin Kementerian Perminyakan Nigeria sejak 2011 hingga 2015, telah didakwa atas kasus pencucian uang pada 2017.

Menurut Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC) Nigeria, dalam pernyataannya, Jumat (5/7/2019), perhiasan milik Alison-Madueke yang disita terdiri dari ratusan gelang, cincin, anting-anting, kalung, serta jam tangan.

Baca juga: Pria Terkaya di Nigeria Tarik Uang Rp 140 Miliar dari Bank demi Yakinkan Dirinya Kaya


Selain perhiasan, pengadilan juga memerintahkan penyitaan sebuah iPhone emas yang dipesan khusus oleh Alison-Madueke. Ratusan perhiasan dan ponsel tersebut ditemukan di sebuah properti yang dimiliki eks menteri itu.

Alison Madueke, yang kini keberadaannya tidak diketahui, dinyatakan bersalah atas kasus pencucian uang dalam persidangan secara in absentia.

Seorang pengacaranya yang berbasis di London, yang mewakili sang mantan menteri, tidak segera memberi tanggapan atas perintah penyitaan barang kliennya itu.

Perintah pengadilan itu memberi waktu selama 14 hari kepada EFCC untuk memuat keputusan perintah penyitaan di surat kabar nasional.

Serta mengizinkan kepada pemilik perhiasan atau "siapa pun yang tertarik dengan barang-barang itu" untuk menunjukkan alasan mengapa barang-barang dan perhiasan tersebut tidak bisa disita secara permanen oleh pemerintah federal.

Sebelumnya pada 2017, pengadilan Nigeria telah mengizinkan pemerintah untuk secara permanen menyita sebuah blok apartemen mewah milik Alison-Madueke di kawasan Lagos, yang bernilai 37,5 juta dollar AS atau Rp 528 miliar.

Baca juga: Dituduh Korupsi, Mantan Kepala Dinas Intelijen Nigeria Diburu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X