Gara-gara Bunyi Alarm Kebakaran, Restoran di Inggris Ini Rugi Rp 17 Juta

Kompas.com - 05/07/2019, 17:40 WIB
Manajer Restoran dan Bar Panam, Daniel Hesketh, mengklaim puluhan pelanggannya tidak kembali setelah sempat dievakuasi karena alarm kebakaran berbunyi. MIRROR.co.uk / MERCURY PRESSManajer Restoran dan Bar Panam, Daniel Hesketh, mengklaim puluhan pelanggannya tidak kembali setelah sempat dievakuasi karena alarm kebakaran berbunyi.

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Sebuah restoran di Inggris mengklaim mengalami kerugian hingga lebih dari 1.000 poundsterling (sekitar Rp 17,7 juta) akibat bunyi alarm kebakaran yang menyebabkan puluhan pelanggannya kabur.

Insiden terjadi di Restoran dan Bar Panam, yang berlokasi di Albert Dock, Liverpool, pada Selasa (2/7/2019) malam, saat kesalahan sistem memicu alarm kebakaran berbunyi.

Akibatnya, para pengunjung restoran yang sedang menyantap makanan mereka maupun yang masih menunggu pesanan mereka datang, harus dievakuasi.

Tetapi, setelah dipastikan bahwa telah terjadi kesalahan pada sistem alarm pemadam kebakaran, tidak semua pengunjung yang sebelumnya memenuhi restoran, kembali. Banyak di antara pengunjung yang dievakuasi langsung memilih pergi tanpa membayar tagihan makanan mereka.

Pihak restoran mengklaim ada sekitar 50 pengunjung yang tidak kembali untuk membayar tagihan makanan dan minuman mereka.

Baca juga: Penembakan di SMA Carolina Utara Ternyata Alarm Palsu

Manajer umum restoran, Daniel Hesketh, mengatakan akibat insiden itu, restoran telah kehilangan pemasukan lebih dari 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 17,7 juta.

Pihak restoran juga memutuskan merilis rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan perbedaan besar dalam jumlah pengunjung restoran sebelum dan sesuai alarm berbunyi.

"Industri restoran saat ini semakin sulit dan hal terakhir yang kami butuhkan adalah orang-orang yang pergi tanpa membayar makanan mereka untuk sesuatu yang bukan karena kesalahan kami dan benar-benar di luar kendali kami," ujar Hesketh, dilansir Mirror.

"Kami mengevakuasi para pengunjung demi keselamatan mereka, bukan untuk menyusahkan siapa pun. Kami juga tetap memberi kompensasi karena ketidaknyamanan yang dirasakan pengunjung," tambahnya.

"Setiap pengunjung yang kembali untuk membayar tagihan mereka mendapatkan diskon dan kami memasak kembali menu pesanan mereka tanpa biaya tambahan," ujar Hesketh.

"Saya berpikir pengunjung yang tidak kembali adalah oportunistik dan mungkin berpikir apa yang mereka lakukan tidak akan menjadi masalah, meski kenyataannya sangat sulit," kata pihak restoran.

Baca juga: Sering Dicuri, Gelas di Bar Ini Dipasangi Alarm

Hesketh mengatakan, total kerugian yang dialami restorannya pada malam itu berasal dari tagihan yang belum dibayar sebesar 740 poundsterling (sekitar Rp 13 juta) dan untuk memasak ulang pesanan sebesar 300 poundsterling (sekitar Rp 5,3 juta).

Meski pihak restoran awalnya meminta agar para pengunjung yang pergi untuk kembali dan membayar tagihan mereka, namun Hesketh mengatakan tidak akan melaporkan insiden itu karena merasa hal itu hanya akan membuang-buang waktu petugas.

"Kami bukan satu-satunya restoran yang mengalami kesalahan sistem alarm malam itu, tetapi saat kami berbicara dengan restoran lain, mereka mengatakan hanya sebagian kecil pelanggan mereka yang pergi sebelum membayar," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X