Bertemu Paus Fransiskus, Putin Terlambat 45 Menit

Kompas.com - 05/07/2019, 10:54 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika bertemu Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus di Vatikan Kamis (4/7/2019). Vatican Media via ReutersPresiden Rusia Vladimir Putin ketika bertemu Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus di Vatikan Kamis (4/7/2019).

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan terlambat ketika menghadiri pertemuan dengan Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus di Vatikan.

Berdasarkan pemberitaan media setempat dikutip New York Post Kamis (4/7/2019), Putin terlambat sekitar 45 menit ketika bertemu Paus asal Argentina itu.

Baca juga: Bawa Cangkir Pribadi ke KTT G20, Putin Idap Paranoia?

Ini bukan pertama kalinya Putin terlambat bertemu Paus Fransiskus. Dalam pertemuan pertama keduanya November 2013, Putin baru menampakkan diri 50 menit kemudian.

Kemudian dalam pertemuan kedua pada Juni 2015, BBC News Russian Service memberitakan, presiden berusia 66 tahun itu terlambat lebih dari satu jam.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu, Putin dan Paus Fransiskus membahas berbagai isu internasional seperti di Suriah maupun Venezuela.

Selain bertemu, keduanya juga bertukar cinderamata. Paus Fransiskus memberi ukiran abad ke-18 dengan pemandagan lapangan Basilika Santo Petrus.

Sementara Putin sebagaimana dilaporkan media Rusia Interfax memberikan gambar Rasul Petrus dan Paulus kepada Paus yang terpilih pada 13 Maret 2013 itu.

Kunjungan Putin ke Vatikan diprediksi oleh para pengamat sebagai pembuka jalan bagi Paus Fransiskus untuk melakukan agenda balasan ke Negeri "Beruang Merah".

Apalagi, belum pernah ada Paus Gereja Katolik Roma yang pernah menginjakkan kaki di sana. Namun penasihat luar negeri Putin menyebut isu itu tak ada dalam agenda.

Selepas dari Vatikan, Putin bakal meneruskan kunjungan pertamanya ke Italia dalam empat tahun terakhir dengan bertemu Presiden Sergio Mattarella.

Kemudian, dia bakal bertemu Perdana Menteri Giuseppe Conte dan Menteri Luar Negeri Enzo Moavero, dilanjutkan menemui teman baiknya, mantan PM Silvio Berlusconi, sebelum kembali ke Moskwa.

Baca juga: Kata Rektor soal Perempuan Berhijab yang Bersalaman dengan Paus Fransiskus

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X