Ponsel Galaxy S10 Miliknya Terbakar Saat "Dicas", Pria Ini Gugat Samsung Rp 2.050

Kompas.com - 04/07/2019, 18:28 WIB
Inilah ponsel Samsung Galaxy S10 milik pria di China yang terbakar ketika dicas. Pria itu kemudian mengajukan gugatan kepada Samsung sebesar Rp 2.050. Handout via SCMPInilah ponsel Samsung Galaxy S10 milik pria di China yang terbakar ketika dicas. Pria itu kemudian mengajukan gugatan kepada Samsung sebesar Rp 2.050.

URUMQI, KOMPAS.com - Seorang pria yang tinggal di kawasan paling barat China dilaporkan mengajukan gugatan kepada Samsung setelah ponsel Galaxy S10 miliknya terbakar.

Pria yang tinggal di Urumqi, ibu kota Region Xinjiang, awalnya membeli Galaxy S10 itu seharga 5.998 yuan, sekitar Rp 12,3 juta, dari peritel daring 26 Mei lalu.

Pria yang enggan disebutkan identitasnya itu mengklaim, ponsel itu datang sehari sesudahnya. Namun pada 28 Mei ketika sedang diisi daya, ponsel itu terbakar.

Baca juga: Lagi, Gadis Rusia Tewas Akibat Main Ponsel yang Dicas saat Berendam


Dilaporkan SCMP Kamis (4/7/2019), pria itu menggugat Huizhou Samsung Electronics selaku anak perusahaan raksasa telekomunikasi Korea Selatan (Korsel) itu.

Namun, dia memutuskan menuntut 1 yuan, sekitar Rp 2.060, sebagai aksi simbolik disertai laporan lengkap uji ponsel dan penjelasan masuk akal penyebab ponselnya terbakar dalam waktu 15 hari.

Dia juga ingin Samsung meminta maaf karena sudah memproduksi barang cacat, menciptakan risiko keselamatan serius, dan gagal memenuhi kewajiban aftersale-nya.

Pria itu mengatakan dia terpaksa melakuka langkah hukum karena tidak mendapat respons memuaskan ketika encoba menghubungi layanan pelanggan sebulan terakhir.

Unggahannya kemudian menjadi viral di media sosial dan pada 30 Juni lalu, retailer yang menjual ponsel itu bersedia mengembalikan seluruh uangnya.

Ketika aktif di Weibo, dia menjelaskan mengapa hanya menggugat sebesar satu yuan. Dia mengaku hanya mematoknya secara simbolik karena "dia tak butuh uangnya".

"Hal bagusnya adalah saya tidak terluka atau berada dalam bahaya. Saya hanya ingin kepada si perakit untuk memberi penjelasan. Apa itu berlebihan?" tanyanya.

Dia melanjutkan, situasinya bakal berbeda jika saja lantai kantornya terbuat dari kayu, atau ketika ponsel itu terbakar saat dia menyetir atau pun sedang tidur.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X