Jelang Parade Hari Kemerdekaan AS, Tank Mulai Dibawa ke Ibu Kota

Kompas.com - 03/07/2019, 22:48 WIB
Tank M1A1 Abrams ketika dipindahkan menggunakan trailer ke Lincoln Memorial di Washington, jelang hari kemerdekaan Amerika Serikat Kamis (4/7/2019). AFP PHOTO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/MARK WILSONTank M1A1 Abrams ketika dipindahkan menggunakan trailer ke Lincoln Memorial di Washington, jelang hari kemerdekaan Amerika Serikat Kamis (4/7/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tank mulai dipersiapkan untuk diangkut ke Washington jelang perayaan hari kemerdekaan Amerika Serikat (AS) Kamis besok (4/7/2019).

Setidaknya dua kendaraan pengangkut lapis baja Bradley dan dua tank M1A1 Abrams bakal dibawa ke ibu kota untuk acara akbar bertajuk "Salute to America".

Baca juga: Jika Jadi, Berapa Biaya Gelar Parade Militer di Hari Kemerdekaan AS Era Trump?

Dilansir BBC Rabu (3/7/2019), Badan Taman Nasional AS dilaporkan menanggung 2,5 juta dollar AS, sekitar Rp 35,2 miliar, untuk membiayai acara itu.

Dalam kicauannya di Twitter, Presiden Donald Trump sebagai penggagas menyebut acara itu bakal sangat megah. "Akan menjadi pertunjukan sekali seumur hidup!" katanya.

Selain tank, acara itu juga dimeriahkan oleh atraksi jet tempur, pertunjukan kembang api, dan pidato Trump yang rencananya bakal dihelat di Lincoln Memorial.

Trump juga mengundang sejumlah petinggi Kementerian Pertahanan untuk merayakan parade militer itu bersamanya. Antara lain Chairman Kepala Staf Gabungan, Jenderal Joseph Dunford.

Kolonel Sunset Belinsky dari Angkatan Darat kepada CBS News mengatakan, warga di Washington bakal melihat tank itu melintasi jalan kawasan mereka.

"Namun jangan panik," terangnya. Belinsky tidak merinci di mana tank itu bakal ditempatkan setelah dikirim dari kawasan tenggara menggunakan kereta.

Kritik pun berkembang tentang parade itu yang dianggap sebagai pertunjukan kursng tepat hingga tuduhan pemerintah sudah menyalahgunakan dana publik.

Apalagi seperti dipublikasikan Washington Post, Badan Taman Nasional mengalihkan biaya masuk yang dimaksudkan meningkatkan kualitas taman demi membayar biaya perhelatan.

Gedung Putih tidak melansir berapa uang pajak rakyat yang bakal dihabiskan untuk parade militer itu. Namun Trump menyatakan jumlahnya kecil dibanding kegunaannya.

Laporan bahwa Gedung Putih sudah membagikan tiket VIP kepada donor utama maupun sosok tertentu memunculkan tuduhan acara itu hanya bersifat partisan alih-alih patriotik.

Baik Komite Nasional Partai Republik dan tim kampanye Trump mengonfirmasi kepada media lokal mereka sudah memperoleh izin untuk mendapatkan tiket itu.

Adapun Pentagon menyatakan mereka sudah menerima sekitar 5.000 lembar tiket dari Gedung Putih. Tidak jelas bagaimana mereka yang tak dapat tiket bisa hadir.

Baca juga: Rayakan Hari Kemerdekaan AS, Trump Minta Tank hingga Jet Tempur F-35

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X