Rayakan Ulang Tahun ke-90 Imelda Marcos, 231 Orang Masuk Rumah Sakit

Kompas.com - 03/07/2019, 19:31 WIB
Mantan ibu negara Filipina, Imelda Marcos menyapa pendukungnya saat dia merayakan ulang tahun ke-85 di kediamannya di kota Batac, wilayah utara Filipina, Rabu (2/7/2014). TED ALJIBE / AFPMantan ibu negara Filipina, Imelda Marcos menyapa pendukungnya saat dia merayakan ulang tahun ke-85 di kediamannya di kota Batac, wilayah utara Filipina, Rabu (2/7/2014).

MANILA, KOMPAS.com - Lebih dari 200 orang dilaporkan harus masuk rumah sakit setelah menghadiri ulang tahun ke-90 mantan Ibu Negara Filipina Imelda Marcos.

Ruang gawat darurat di kawasan Pasig, ibu kota Manila, dilaporkan penuh dengan pasien yang muntah, diare, hingga pusing diduga akibat keracunan makanan.

Baca juga: Duterte Beri Lampu Hijau, Perhiasan Jutaan Dollar Imelda Marcos Siap Dijual

Dewan manajemen pengurangan risiko bencana Pasig City menyatakan, terdapat sedikitnya 231 orang yan dirawat dengan jumlahnya diperkirakan bakal terus meningkat.


Diwartakan Sky News Rabu (3/7/2019), perayaan ulang tahun Imelda itu bertempat gedung olahraga, dan dihadiri sekitar 2.500 orang termasuk keluarga dan pendukung.

Kapten Polisi Richard Pua mengatakan tamu itu mendapat paket makan siang kuliner populer Filipina bernama adobo. Yakni sajian kentang dan telur rebus.

Namun, polisi menyatakan mereka masih belum bisa memastikan makanan mana saja yang menyebabkan orang-orang itu keracunan dan dilarikan ke rumah sakit.

Sementara kepala staf Imelda menuturkan, janda mendiang diktator Ferdinand Marcos itu tidak keracunan dengan makanan yang disajikan di ulang tahunnya.

Berbicara kepada hadirin yang masih berada di pesta, putri Imelda sekaligus calon senator Imee Marcos menuturkan mereka tetap solid meski makanannya diracuni.

"Mari kita menjaga mereka yang masih berada di rumah sakit dan berharap kita bisa mengunjungi para korban secepatnya," ucap Imee dalam pidatonya.

Keluarga Marcos masih mempunyai pengaruh yang kuat dalam peta politik Filipina dengan menjalin hubungan dengan presiden saat ini, Rodrigo Duterte.

Tahun lalu, Imelda dijatuhi 11 tahun penjara atas dakwaan korupsi karena transfer ilegal sebesar 200 juta dollar AS ke yayasan Swiss saat masih jadi Gubernur Manila 1970-an.

Baca juga: Terbukti Korupsi, Istri Mendiang Ferdinand Marcos Terancam Dibui

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X