Kompas.com - 03/07/2019, 19:24 WIB
Seorang warga berjalan kaki di tengah hujan lebat di Kirishima, Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, Rabu (3/7/2019). REUTERS / KYODOSeorang warga berjalan kaki di tengah hujan lebat di Kirishima, Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, Rabu (3/7/2019).

KAGOSHIMA, KOMPAS.com - Sekitar 800.000 penduduk dari tiga kota di Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya diperintahkan untuk evakuasi, pada Rabu (3/7/2019).

Perintah evakuasi dikeluarkan menyusul hujan lebat yang meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor di tiga kota, yakni Kagoshima, Kirishima, dan Aira.

Peringatan tersebut dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang untuk wilayah barat daya dan barat, serta berlaku hingga Kamis (4/7/2019).

Selain perintah evakuasi di tiga kota, sekitar 310.000 warga di delapan kota lain di Prefektur Kagoshima dan Prefektur Miyazaki yang bertetangga juga disarankan untuk mengungsi.

Wilayah Kyushu, yang meliputi Kagoshima dan bagian lain di Jepang barat daya dan barat, diperkirakan bakal menerima hujan 80 milimeter atau lebih per jam, dengan beberapa daerah kemungkinan menerima satu bulan curah hujan dalam 24 jam.

Baca juga: Ada Ancaman Siklon Terbesar, India Evakuasi 780.000 Penduduk

Badan Meteorologi Jepang telah menggelar konferensi pers darurat selama dua hari berturut-turut untuk mendesak warga melindungi diri mereka sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peringatan khusus juga akan dikeluarkan untuk wilayah lain di Prefektur Kumamoto dan Kagoshima, serta kemungkinan daerah lain, apabila curah hujan terus meningkat hingga mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade.

Peringatan serupa telah dikeluarkan untuk Jepang bagian barat saat diterjang hujan lebat pada Juli lalu, dengan tanah longsor dan banjir menyebabkan lebih dari 200 orang tewas, sebagian besar di Prefektur Hiroshima, Okayama, dan Ehime.

"Mohon segera ambil tindakan untuk melindungi hidup Anda," ujar Perdana Menteri Shinzo Abe meminta penduduk di daerah yang terkena dampak hujan lebat.

Perdana menteri dalam pertemuan kabinet juga menginstruksikan menteri untuk bersiap menghadapi bencana dan sepenuhnya memberi respons.

Hingga pukul 06.00 pagi pada Kamis (4/7/2019), Badan Meteorologi Jepang memperkirakan curah hujan hingga 350 milimeter di Kyushu selatan, 300 milimeter di Kyushu utara, dan hingga 250 milimeter di wilayah Shikoku.

Baca juga: Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir di Iran, 21 Orang Tewas

Wilayah Kinki, yang meliputi Osaka, diperkirakan akan mendapatkan 150 milimeter hujan, sedangkan wilayah Tokai yang berpusat di Nagoya, diperkirakan akan mencapai 120 milimeter.

Wilayah Chugoku di sekitar Hiroshima, dan daerah Hokuriku yang menghadap ke Laut Jepang, juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat, menurut badan tersebut, seperti dikutip Kyodo News.

Diperkirakan hujan lebat akan tetap melanda wilayah kepulauan Jepang barat hingga Sabtu, dan kemungkinan akan bergerak ke wilayah timur.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.