Kompas.com - 03/07/2019, 15:35 WIB
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam konferensi reformasi Ukraina di Toronto, Selasa (2/7/2019). AFP / LARS HAGBERGPerdana Menteri Kanada Justin Trudeau (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam konferensi reformasi Ukraina di Toronto, Selasa (2/7/2019).

TORONTO, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyampaikan siap mendukung Ukraina dalam menghadapi "agresi" Rusia.

Pernyataan itu disampaikan Trudeau saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam konferensi reformasi Ukraina di Toronto, Selasa (2/7/2019).

"Setelah agresi Rusia dan upaya untuk merusak kedaulatan Ukraina, termasuk aneksasi ilegal terhadap wilayah Crimea, itu semua lebih penting bagi negara-negara seperti Kanada, untuk berdiri di samping mitranya," kata Trudeau.

"Tindakan Rusia tidak hanya merupakan ancaman bagi Ukraina, tetapi juga bagi hukum internasional," lanjut perdana menteri Kanada, dikutip AFP.

Konferensi reformasi Ukraina yang dilangsungkan di Toronto mempertemukan perwakilan dari 30 negara, Uni Eropa, dan organisasi internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan NATO.

Baca juga: PM Kanada: Bekerja dengan Trump Tak Selalu Mudah

Trudeau juga mengungkapkan kekecewaannya atas kembalinya Rusia sebagai anggota Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE), setelah negara itu dicopot dari hak pilihnya oleh badan hak pan-Eropa pada 2014 karena kasus aneksasi Crimea.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih, lanjut Trudeau, pemulihan itu dilakukan saat Rusia belum membebaskan para pelaut dan kapal angkatan laut Ukraina yang ditahan sejak November 2018 lalu.

Kekecewaan turut disampaikan Zelensky, yang kemudian memutuskan untuk menarik undangan kepada PACE sebagai pemantau dalam pemilihan parlemen Ukraina yang akan diadakan pada 21 Juli mendatang.

Dalam pertemuan itu, Trudeau dan Zelensky juga membahas kerja sama dalam penjualan senjata dari Kanada dan misi pelatihan militer Kanada di Ukraina.

Pada Maret lalu, pemerintah Kanada telah memperbarui misi untuk sekitar 200 tentaranya di Ukraina yang akan diperpanjang hingga akhir Maret 2022.

Baca juga: AS Beri Bantuan Militer ke Ukraina Senilai Rp 3,5 Triliun

Sejak 2015, Kanada telah berperan dalam melatih hampir 11.000 tentara Ukraina.

Trudeau turut mengungkapkan apresiasinya terhadap Ukraina yang telah melakukan banyak perbaikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam tindakan melawan korupsi.

Kanada juga mengumumkan pemberian bantuan sebesar 45 juta dollar (sekitar Rp 635 miliar) kepada Ukraina untuk mendukung reformasi dan pembentukan kepolisian nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.