Erdogan: Warga Minoritas Muslim Hidup Bahagia di Xinjiang

Kompas.com - 03/07/2019, 11:54 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden China Xi Jinping. AFP/WANG ZHAOPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden China Xi Jinping.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, etnis minoritas pemeluk Islam hidup berbahagia di Xinjiang.

Hal ini diungkapkan Erdogan saat bertemu Presiden China Xi Jinping di Balai Besar Rakyat, Beijing, Selasa (2/7/2019).

Pernyataan Erdogan ini amat berbeda dengan kritikan Ankara di masa lalu terkait dugaan penindasan yang dilakukan Beijing di kawasan itu.

Baca juga: China Kembangkan Aplikasi Ponsel untuk Pantau Warga Xinjiang

Pernyataan Erdogan ini muncul hanya empat bulan setelah kementerian luar negeri Turki mengatakan, perlakuan China terhadap etnis Muslim Uighur amat memalukan kemanusiaan.

"Turki tetap berkomitmen dengan kebijakan satu China dan menegaskan warga dari berbagai etnis hidup bahagia di wilayah otonomi Uighur Xinjiang," demikian kantor berita Xinhua mengutip pernyataan Erdorgan.

"Semua berkat kemakmuran China dan ini adalah fakta. Pemerintah Turki tidak akan membiarkan siapa saja mengganggu relasi Turki dan China," masih kata Erdogan.

Belakangan pemerintah China dihujani banyak kritik terkait upaya pengamanan keras di wilayah Xinjiang, di mana lebih dari satu juta etnis Uighur dan suku minoritas Muslim lainnya dimasukkan ke dalam kamp-kamp reedukasi.

Beijing membantah telah melakukan penahanan paksa di kamp-kamp edukasi di mana penghuni kamp diajari bahasa Mandarin dan keterampilan dalam upaya  menjauhkan mereka dari ekstremisme agama.

Baca juga: Sejak 2014, China Klaim Tangkap Hampir 13.000 Teroris di Xinjiang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X