Norwegia Sebut Insiden Kapal Selam Rusia Akibat Ledakan Gas

Kompas.com - 03/07/2019, 10:39 WIB
Foto yang diambil pada 2 Juli 2019, memperlihatkan kapal selam tak dikenal di kota Severomorsk, Rusia.
AFP / KSENIYA GAPONKOFoto yang diambil pada 2 Juli 2019, memperlihatkan kapal selam tak dikenal di kota Severomorsk, Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.com - Otoritas perlindungan radiasi Norwegia mengklaim telah mendapat pemberitahuan dari Moskwa terkait insiden kebakaran yang terjadi di kapal selam milik Angkatan Laut Rusia.

Dikatakan bahwa telah terjadi ledakan gas di dalam kapal selam Rusia itu yang menewaskan 14 kru kapal selam. Namun klaim ledakan langsung dibantah Moskwa.

"Ada ledakan gas dan telah dikonfirmasi oleh otoritas Rusia," ujar Per Strand, direktur Badan Perlindungan Radiasi Norwegia (NRPA) kepada AFP.

"Kami masih menunggu informasi dari pihak Rusia terkait ada tidaknya reaktor di atas kapal selam," lanjutnya, menambahkan bahwa NRPA belum memperhatikan kenaikan tingkat radiasi.


Namun Kementerian Pertahanan Rusia dengan cepat membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak mengirim pemberitahuan kepada Norwegia.

Baca juga: Kebakaran di Kapal Selam Rusia, 14 Pelaut Tewas

Sebelumnya, kementerian mengonfirmasi bahwa 14 pelaut Rusia tewas pada Senin (1/7/2019) karena menghirup asap setelah terjadi kebakaran di sebuah kapal selam yang sedang melakukan penelitian dasar laut.

Surat kabar Novaya Gazeta, mengutip sumber yang mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada kapal selam nuklir mini, AS-12, yang juga dikenal dengan Losharik, yang mampu menyelam hingga kedalaman ekstrem.

Tidak banyak informasi yang diketahui tentang kapal selam AS-12, yang diluncurkan pada 2003 dan ditujukan untuk penelitian, penyelamatan, dan operasi militer khusus.

Pihak kementerian pertahanan mengatakan kebakaran telah dapat dipadamkan dan kini kapal selam itu telah ditempatkan di pangkalan militer di kota Severomorsk, di Semenanjung Kola di atas Lingkaran Arktik.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin, menyebut bahwa insiden tewasnya 14 perwira Angkatan Laut, tujuh di antaranya berpangkat tertinggi, merupakan tragedi dan kerugian besar bagi Rusia.

Putin pun langsung memerintahkan agar dilakukannya penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab terjadi insiden.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X