Diduga Alami KDRT, Istri Emir Dubai Kabur dan Cari Suaka ke Inggris

Kompas.com - 02/07/2019, 22:26 WIB
Putri Haya (kanan) bersama suaminya, emir Dubai, sekaligus wakil presiden Uni Emirat Arab, Syekh Mohammed bin Rashid al-Maktoum. AFP PHOTO / STRINGERPutri Haya (kanan) bersama suaminya, emir Dubai, sekaligus wakil presiden Uni Emirat Arab, Syekh Mohammed bin Rashid al-Maktoum.

LONDON, KOMPAS.com - Putri Haya, istri dari penguasa Dubai, Syekh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, dilaporkan telah melarikan diri dari Uni Emirat Arab, diduga mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Putri Haya, yang merupakan saudara tiri dari Raja Yordania, juga dilaporkan telah mengupayakan langkah hukum untuk melawan suaminya, yang merupakan Emir Dubai, di pengadilan Inggris.

Dilansir The New Arab, Putri Haya disebut telah melaporkan Syekh Mohammed ke pengadilan tinggi di London setelah melarikan diri dari suaminya yang diduga telah bertindak kasar.

Putri kerajaan Yordania itu juga telah mengajukan permohonan suaka ke Inggris, di mana dirinya memiliki hubungan baik dengan otoritas setempat, serta memiliki rumah senilai 85 juta poundsterling (sekitar Rp 1,5 triliun) di dekat Istana Kensington, demikian diberitakan The Guardian.

Baca juga: UEA Disebut Bayar Pengusaha untuk Memata-matai Pemerintahan Trump

Pada Jumat (28/6/2019), kelompok advokasi, Detained in Dubai, mengatakan bahwa Putri Haya telah melarikan diri dari suaminya yang kasar.

CEO Detained in Dubai, Radha Stirling, mengatakan bahwa mereka telah menerima laporan dari sumber-sumber yang dekat dengan pemerintah Yordania maupun UEA, yang menyatakan bahwa Putri Haya melarikan diri ke Jerman.

"Sebelumnya kita tahu, Putri Latifa, putri Syekh Mohammed, telah melarikan diri dari UEA untuk mencari suaka dan menuduh mendapat pelecehan dari ayahnya."

"Kini, Putri Haya, istri Syekh Mohammed, juga telah melarikan diri dari negara itu dan mencari perlindungan di Jerman," kata Stirling.

Sang putri, yang menikah dengan al-Maktoum pada 2004, dilaporkan melarikan diri bersama putranya Zayed (7) dan putrinya, Al Jalila (11), dan diduga berusaha untuk dapat pindah ke London, menurut The Daily Beast.

Baca juga: UEA Dituding Bangkitkan Kebencian terhadap Warga Qatar

Rumor pelarian Putri Haya pertama kali disiarkan oleh situs Emirates Leaks, pada 23 Juni lalu, yang menyebut putri kerajaan Yordania itu melarikan diri dengan bantuan seorang diplomat Jerman. Pihak berwenang Jerman belum mengkonfirmasi klaim tersebut.

Pihak Emirat Dubai disebut telah membuat permintaan pribadi untuk pemulangan anggota kerajaan yang melarikan diri itu ke UEA, meskipun Kantor Luar Negeri Inggris sedang menangani kasus ini sebagai perselisihan pribadi.

"Sang putri diyakini merasa khawatir tentang keselamatan pribadinya di Inggris," lapor The Guardian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X