Jika Jadi, Berapa Biaya Gelar Parade Militer di Hari Kemerdekaan AS Era Trump?

Kompas.com - 02/07/2019, 09:58 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, penasihat Presiden AS Ivanka Trump, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Indonesia Joko Widodo (depan, kiri ke kanan) menghadiri sebuah acara tentang pemberdayaan perempuan saat berlangsungnya KTT G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPerdana Menteri Jepang Shinzo Abe, penasihat Presiden AS Ivanka Trump, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Indonesia Joko Widodo (depan, kiri ke kanan) menghadiri sebuah acara tentang pemberdayaan perempuan saat berlangsungnya KTT G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyatakan perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli Kamis nanti bakal berlangsung "spesial".

Pasalnya dalam pernyataan Trump di Gedung Putih, bakal digelar parade militer yang melibatkan tank, helikopter marinir, pesawat kepresidenan Air Force One, hingga jet tempur F-35.

Kementerian Pertahanan tidak merilis berapa estimasi anggaran untuk parade militer. Namun prediksi itu bisa dihitung dari biaya operasional pesawat.

Baca juga: Rayakan Hari Kemerdekaan AS, Trump Minta Tank hingga Jet Tempur F-35

Dilansir Washington Post Senin (1/7/2019), jet tempur F-35 misalnya, membutuhkan biaya hingga 30.000 dollar AS, sekitar Rp 424,3 juta, per jam untuk terbang.

Kemudian setiap pesawat dari tim akrobatik Blue Angels menghabiskan 10.000 dollar, atau Rp 141,4 juta, per jam. Sementara Air Force One lebih dari 140.000 dollar, atau Rp 1,9 miliar.

Pada tahun lalu, Washington telah merencanakan biaya parade militer sebesar 92 juta dollar AS, sekitar Rp 1,3 triliun. Termasuk 50 juta dollar (Rp 707,3 miliar) dari Pentagon.

Parade militer yang hendak digelar bertepatan dengan Hari Veteran pada 11 November 2018 itu pun mengalami penundaan setelah rincian anggarannya bocor ke publik.

Keinginan Trump untuk melaksanakan parade sudah tertanam ketika dia menjabat pada 20 Januari 2017. Malah, saat itu dia meminta agar ada parade militer di pelantikannya.

Hasrat presiden berusia 73 tahun itu untuk menggelar parade militer semakin menggebu setelah dia mengunjungi Perancis untuk menghadiri Peringatan Bastille.

Duduk di Champs-Elysees bersama Presiden Emmanuel Macron, Trump begitu terpesona dengan derap kuda maupun deru jet tempur Garda Republik Perancis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X