Iran Klaim Cadangan Uraniumnya Telah Melebihi Batas

Kompas.com - 01/07/2019, 21:16 WIB
Foto yang dirilis pada 9 April 2019 oleh kantor kepresidenan Iran, menampilkan Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran. AFP PHOTO / HANDOUTFoto yang dirilis pada 9 April 2019 oleh kantor kepresidenan Iran, menampilkan Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran.

TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyampaikan bahwa cadangan uranium negaranya telah melampaui batas yang ditetapkan berdasarkan Kesepakatan Nuklir 2015.

"Sesuai dengan rencana, Iran telah melampaui batas 300 kilogram untuk cadangan uraniumnya," kata Zarif kepada kantor berita ISNA, Senin (1/7/2019).

Ditambahkan Zarif, Teheran telah menyampaikan niatnya untuk melampaui cadangan uranium dengan sangat jelas pada Mei lalu.

Tindakan itu sebagai tanggapan sekaligus balasan atas keputusan Amerika Serikat yang menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 pada tahun lalu dan kembali menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

Teheran, pada 8 Mei lalu telah mengumumkan rencananya untuk mengabaikan batasan akan uranium yang diperkaya dan timbunan air berat.

Baca juga: Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Iran juga mengancam bakal melangkah lebih jauh meninggalkan komitmen yang dicapai dalam kesepakatan nuklir 2015 dan memberi waktu selama 60 hari untuk negara penanda tangan lainnya, yakni Inggris, China, Perancis, Jerman, dan Rusia, membuat kesepakatan baru yang dapat membantu Iran menghindari sanksi, terutama dalam ekspor minyak.

Uni Eropa, pada Jumat (28/6/2019) pekan lalu, setelah pertemuan krisis untuk menyelamatkan kesepakatan, mengatakan bahwa mekanisme pembayaran khusus telah disiapkan untuk membantu Iran menghindari sanksi, yang disebut dengan INSTEX.

Langkah operasional dan transaksi pertama dikatakan telah dalam proses.

Kendati demikian, pemerintah Iran menilai bahwa langkah-langkah tersebut belum cukup, sehingga Teheran akan melanjutkan langkah-langkah yang telah diumumkan.

"INSTEX hanyalah awal dari komitmen mereka dan belum sepenuhnya dilaksanakan," ujar Zarif.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X