Gara-gara Twit, Politisi Turki Ini Diancam Hukuman 17 Tahun Penjara

Kompas.com - 28/06/2019, 19:30 WIB
Politisi dari Partai Rakyat Republik (CHP), Canan Kaftancioglu, menyapa para pendukungnya di luar gedung pengadilan utama Istanbul, Jumat (28/6/2019). AFP / BULENT KILICPolitisi dari Partai Rakyat Republik (CHP), Canan Kaftancioglu, menyapa para pendukungnya di luar gedung pengadilan utama Istanbul, Jumat (28/6/2019).

ISTANBUL, KOMPAS.com - Seorang politisi dari partai oposisi Turki terancam bakal dijatuhi hukuman 17 tahun penjara karena serangkaian twitnya yang mengkritik pemerintah.

Canan Kaftancioglu, kepala Partai Rakyat Republik (CHP) cabang Istanbul, telah dituduh "menghina" Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemerintah Turki melalui twit yang diunggahnya antara 2012 hingga 2017.

Twit Kaftancioglu yang dipermasalahkan, termasuk penghinaan yang ditujukan kepada Erdogan, dan kritik atas kematian seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun yang terkena granat gas air mata selama aksi protes massa pada 2013.

Baca juga: Turki Perintahkan Penangkapan 249 Staf Kemenlu Terkait Kudeta


Dia juga dituduh telah menyebarkan "propaganda teroris" karena mengutip twit dari seorang anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang dan telah menjadi kelompok pemberontak yang melawan negara sejak 1983.

Salah seorang pendukungnya mengatakan, beberapa twit lain yang dipermasalahkan salah satunya tentang Kaftancioglu yang diduga menyangkal genosida Armenia. Namun twit itu disebut palsu dan sengaja dibuat untuk mencoreng namanya.

Kaftancioglu dihadirkan dalam persidangan di pengadilan utama Istanbul, Jumat (28/6/2019), dengan ratusan pendukungnya berkumpul di luar gedung pengadilan untuk memberikan dukungan kepada terdakwa.

"Persidangan ini, seperti yang telah diketahui semua orang, adalah persidangan politik," kata salah seorang pengacara dari partai CHP, di luar gedung pengadilan.

"Kami sekali lagi dihadapkan pada pengadilan untuk kasus yang tidak adil, di luar hukum, dan tanpa dasar," tambahnya, dikutip AFP.

Baca juga: Pemilu Ulang Wali Kota di Istanbul, Partai Erdogan Kalah Lagi

Kaftancioglu adalah tokoh kunci dalam kampanye untuk memilih Ekrem Imamoglu dari CHP, wali kota baru Istanbul.

Imamoglu meraih kemenangan telak dalam pemilihan ulang yang digelar pekan ini, dan menandai kekalahan signifikan pertama bagi Erdogan sejak berkuasa pada 2003.

Sementara jalannya persidangan pada Jumat (28/6/2019) hanya ada sedikit kemajuan dengan sidang kasus kembali ditunda hingga 18 Juli mendatang.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber AFP
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Internasional
Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

Internasional
Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Internasional
Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Internasional
AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

Internasional
Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Internasional
Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Internasional
Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Internasional
Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Internasional
Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Internasional
Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Internasional
Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Internasional
Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar 'Mirip Dinosaurus'

Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar "Mirip Dinosaurus"

Internasional
Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X