Putin: Liberalisme Sudah Usang

Kompas.com - 28/06/2019, 14:06 WIB
Kalender 2019 yang menampilkan foto-foto Presiden Rusia Vladimir Putin mendominasi penjualan di Jepang. (Japan Today). Kalender 2019 yang menampilkan foto-foto Presiden Rusia Vladimir Putin mendominasi penjualan di Jepang. (Japan Today).

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, liberalisme yang telah menyokong demokrasi negara Barat selama beberapa dekade telah "usang".

Pernyataan itu Putin sampaikan dalam wwancara dengan Financial Times sebelum bertolak ke Osaka, Jepang, untuk menghadai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Baca juga: Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Dikutip BBC umat (28/6/2019), Putin mengatakan bahwa liberalisme yang ada "telah melampaui batas". "(Liberal) tidak boleh mendikte siapap pun dan apa pun," katanya.


Presiden berusia 66 tahun menjelaskan liberalisme sering berkonflik dengan kepentingan mayoritas, dsn mencontohkan Kanselir Jerman Angela Merkel menampung migran.

Putin menuturkan, gagasan liberalisme mengandaikan bahwa para migran bisa mmebunuh, menjarah, dan memperkosa dengan bebas karena hak mereka dilindungi.

Meski menyoroti liberalisme, Putin memuji Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dia sebut "sosok bertalenta" karena tahu cara berinteraksi dengan konstituennya.

Namun, Putin juga mencetuskan unilateralisme AS bertanggung jawab terhadap perang dagang dengan China, maupun ketegangan dengan Iran di Selat Hormuz.

Putin juga berkata dia tidak masalah dengan komunitas LGBT. Namun, dia menuturkan ada beberapa hal yang dia anggap "tampak berlebihan" bagi dia.

Menurut Putin, dia tidak mempermasalahkan cara orang mengekspresikan diri. Tetapi, dia mengimbau aksi mereka tidak membayangi budaya, tradisi, dan nilai yang membentuk populasi.

Presiden Uni Eropa (UE) Donald Tusk mengaku dia tidak sependapat dengan pandangan Putin soal liberalisme. Menurut dia, yang usang adalah sikap otoriter.

"Siapa pun yang mengklaim demokrasi liberal itu usang juga mengklaim bahwa kemerdekaan sudah usang, HAM itu usang, maupun penerapan hukum itu usang," terang Tusk.

Baca juga: Putin Beri Kado Sekotak Es Krim untuk Ulang Tahun Xi Jinping

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X