Tangkal Ancaman Bom Rakitan, Pengguna Ponsel di Thailand Selatan Wajib Serahkan Foto Diri

Kompas.com - 26/06/2019, 22:05 WIB
Ilustrasi seseorang menggunakan ponsel.SHUTTERSTOCK Ilustrasi seseorang menggunakan ponsel.

BANGKOK, KOMPAS.com - Para pengguna ponsel di wilayah Thailand selatan telah diperintahkan untuk mengirimkan foto diri mereka untuk tujuan pengenalan wajah.

Langkah tersebut memicu kegemparan dan kecaman dari oposisi yang memandangnya sebagai upaya membatasi hak-hak populasi mayoritas Muslim di kawasan tersebut.

Akan tetapi, pihak militer, yang mendukung rencana tersebut, mengatakan bahwa skema identifikasi wajah diperlukan untuk mencegah pemberontak melancarkan teror bom rakitan yang diaktifkan menggunakan ponsel.

"Dalam kasus-kasus di mana pelaku penyerangan menggunakan kartu SIM untuk meledakkan bom, kita akan dapat melacak pelakunya," kata Wakil Juru Bicara Militer Selatan Thailand, Kolonel Watcharakorn Onngon.


Baca juga: Dapat Dukungan Kerajaan, Pemimpin Kudeta Ini Jadi PM Thailand

Tiga negara bagian paling selatan di Thailand, yakni Yala, Pattani, dan Narathiwat, sejak 2004 telah menjadi pusat konflik antara pemberontak Melayu-Muslim dengan negara Thailand yang mayoritas penduduknya beragama Budha.

Kekerasan yang terjadi antara kedua belah pihak disebut telah menewaskan hingga 7.000 jiwa, dengan kebanyakan merupakan warga sipil.

Kini, perusahaan telekomunikasi Thailand telah mewajibkan seluruh pengguna 1,5 juta nomor ponsel di kawasan itu untuk mengirimkan foto diri mereka sebagai identifikasi wajah.

Pengiriman foto diri untuk identifikasi wajah tersebut paling lambat dilakukan pada 31 Oktober mendatang dan bagi yang tidak mengirimkan foto akan dihentikan dari layanan telekomunikasi mereka.

Wilayah yang terdampak peraturan identifikasi wajah ini mencakuo tiga provinsi di Thailand selatan dan empat distrik di provinsi Songkhla yang berdekatan.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha, yang belum lama kembali menjabat, mengatakan jika skema tersebut akan memberikan bukti tentang siapa pemilik dari setiap kartu SIM yang terdaftar.

Baca juga: Dipenjara karena Hina Monarki, Aktivis Anti-Junta Thailand Dapat Pengampunan Kerajaan

"Penduduk di selatan tidak mengeluh.. mereka menyadari bahwa itu benar-benar akan membantu menekan tindak kekerasan," ujarnya mantan pemimpin junta itu, Selasa (25/6/2019).

Sementara untuk warga di wilayah Thailand lainnya yang tidak dikenakan kewajiban mengirimkan foto diri sebagai identifikasi pemilik kartu SIM bakal tidak dapat menggunakan layanan ponsel saat bepergian ke daerah yang dikenai kewajiban.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Internasional
PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

Internasional
AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

Internasional
Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Internasional
Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Internasional
Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Internasional
Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Internasional
Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Internasional
Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Internasional
PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

Internasional
Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Internasional
Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Internasional
Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Internasional
Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X