Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Kompas.com - 26/06/2019, 17:59 WIB
Joanna Palani (26), perempuan yang bergabung dengan kelompok yang memerangi ISIS di Suriah sebagai penembak runduk. ALLTHATSINTERESTING.com / TWITTERJoanna Palani (26), perempuan yang bergabung dengan kelompok yang memerangi ISIS di Suriah sebagai penembak runduk.

Palani mengatakan, hal yang paling menyedihkan adalah bahwa ketakutan, bahaya, dan kebencian yang dirasakannya dari musuh-musuhnya di medan perang, tidak sebanding dengan rasa sakit yang dirasakannya ketika komunitasnya sendiri meninggalkannya.

Kembali ke Denmark terbukti lebih sulit dari yang semula dipikirkannya, terutama karena masalah keuangan dan sosial, termasuk saat pemerintah Denmark menjatuhkan hukuman sembilan bulan penjara.

Tanpa uang, tempat tinggal, maupun lingkungan sosial yang tersedia baginya, Joanna merasakan pemerintah yang seharusnya menfasilitasi pejuang yang kembali, menjadikan segala sesuatunya menjadi lebih sulit.

"Saya tidak pernah memiliki seseorang yang hadir di persidangan untuk mendampingi saya."

"Negara yang sama di mana saya rela mempertaruhkan hidup, kini ingin merenggut kebebasan saya. Sampai saat ini, saya praktis tidak memiliki apa-apa," ujarnya.

Baca juga: Anggota ISIS Berjuluk The Beatles Mengaku Menyesal dan Minta Maaf

Harapan dari Memoar

Sementara banyak pejuang maupun ekstremis yang kembali dari perang mendapat dukungan mentor dan konseling psikologis untuk transisi kembali ke masyarakat, Palani merasa dirinya tersisih.

"Yang lain sudah diurus sedangkan saya dihukum. Saya tidak berjuang untuk iman atau bangsa saya sendiri, tetapi juga dunia luar yang terancam oleh keberadaan ISIS."

"Saya tidak menyangkal keputusan itu dibuat sepenuhnya oleh diri saya sendiri.. Saya harus berpegang teguh dan menjaga kepala saya tetap tegak," kata Palani.

Sementara Palani berusaha untuk menjalani persoalan hukumnya, dia merasakan apa yang dia sebut sebagai "pengkhianatan besar".

Memoarnya yang berjudul "Freedom Fighter: My War Against ISIS on the Frontlines of Syria", yang ditulisnya saat malam-malam yang penuh tekanan dan tanpa tidur, memberinya harapan.

Baca juga: Total 11 Warga Perancis Telah Dijatuhi Hukuman Mati di Irak karena Gabung ISIS

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Internasional
Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Internasional
Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Internasional
Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X